Dua Siswi SMAK Kesuma Mataram Tampil di Level Nasional

Yuyun Kutari • Dipublikasikan Rabu, 5 Juni 2024 | 19:15 WIB
WAKILI NTB: Michaela Faustine Rianto (kiri) dan Gabriella Febrianto (kanan), siswi SMAK Kesuma Mataram di ajang NSDC dan LDBI
WAKILI NTB: Michaela Faustine Rianto (kiri) dan Gabriella Febrianto (kanan), siswi SMAK Kesuma Mataram di ajang NSDC dan LDBI

LombokPost-Dua siswi SMAK Kesuma Mataram berhasil lolos seleksi National School Debating Champions (NSDC) dan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) jenjang SMA sederajat tingkat provinsi.

Lomba ini dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek, bekerja sama dengan LPPNTB dan Rumah Bahasa.

”Seleksinya melibatkan 66 sekolah se-NTB yang dilaksanakan tanggal 2 Juni lalu, dan dua siswi kami lolos,” terang Kepala SMAK Kesuma Mataram Lerisda Sitohang, Senin (4/6).

Prestasi yang membanggakan ini diraih oleh Michaela Faustine Rianto dan Gabriella Febrianto.

Ia menjelaskan Michaela Faustine Rianto, siswi kelas XI C menjadi peserta NSDC tingkat Provinsi  NTB terbaik.

Berhasil memperoleh tiket untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Sedangkan, Gabriella Febrianto, siswi kelas X D, berhasil menjadi peserta terbaik LDBI dan berkesempatan juga untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Lomba NSDC di tingkat nasional akan berlangsung di pekan pertama bulan ini. Sedangkan LDBI tingkat nasional dilaksanakan pada pekan kedua Oktober.

Dua kompetisi ini merupakan ajang unjuk kemampuan dan kreativitas berdebat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Biasanya membahas tentang isu-isu global masa kini, yang diungkapkan dengan kemampuan berpikir kritis, analitis, logis.

Dan mampu mengembangkan potensi secara menyeluruh dan seimbang pada semua aspek kecerdasan.

Karena itu, SMAK Kesuma Mataram terus memberikan motivasi dan latihan untuk anak didiknya. Agar dapat memperoleh hasil terbaik di NSDC dan LDBI.

”Kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini,” tegas kepala sekolah.

Prestasi lainnya, sembilan siswa lolos seleksi OSN2024 tingkat Kota Mataram, dan menjadi finalis OSN tingkat provinsi NTB.

Prestasi yang membanggakan ini diraih oleh Allece Marvina di bidang matematika.

Brian Valentino P dan Kenzo Septiano di bidang informatika. Kemudian Ida Ayu Kusuma Santi di biologi, Sharren Clarissa di astronomi, dan Brian Matthew Loe di astronomi.

Berikutnya Keely Michiko di ekonomi, I Gde Bang Bang Narendra di kebumian, dan Michaela Faustin di biologi.

”Prestasi ini tidak  terlepas dari usaha sekolah, dalam mengembangkan budaya literasi dan  public speaking yang dibalut dalam kegiatan proyek P5,” jelasnya.

Dengannya, siswa mencari dan mengembangkan bakat yang terpendam di dalam diri masing-masing.

Saat ini, SMAK Kesuma Mataram sedang mempersiapkan Pentra sebagai implementasi proyek P5.

Lerisda Sitohang mengungkapkan kegiatan ini akan menampilkan berbagai tarian tradisional, lagu, dan musik daerah, dan pameran proyek P5 yang bernuansa Nusantara.

Kemudian acara utama akan menampilkan drama kolosal tentang Matinya Demung Sandhubaya drama Midang. Kegiatan akan berlangsung 10-11 Juni.

”Masyarakat umum juga dapat menyaksikan Pentra tersebut dengan membeli tiket di SMAK Kesuma Mataram,” tandasnya.

Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan mengapresiasi capaian yang diperoleh oleh siswa-siswi SMA sederajat di NTB, termasuk SMAK Kesuma Mataram.

”Jangan pernah merasa puas, terus kembangkan potensi diri melalui belajar dan latihan yang intens,” jelasnya. (yun/r9/*)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
SMAK Kesuma