LombokPost-Konsulat Jenderal Australia di Bali berkunjung ke SMAN 5 Mataram, Kamis (6/6) lalu.
Rombongan diterima Kepala SMAN 5 Mataram Siti Nurhani di aula sekolah setempat.
Ia menuturkan, Smala sebutan SMAN 5 Mataram sebagai sekolah Bridge School Partnership di Indonesia telah mendapatkan beberapa bantuan dari Pemerintah Australia dalam skema program LPP (Lighthouse Partnership Programe).
Program ini terus berjalan di Smala menjadi praktik baik dalam Bridge School Partnership.
”Capaian ini mengundang sekolah lain atau stakeholder pendidikan untuk berkunjung. Salah satunya adalah Kunjungan Konsulat Jenderal Australia di Bali,” pungkasnya.
Jo Steven, pihak Konsulat Jenderal Australia di Bali memberikan sambutan di hadapan siswa yang akan menjadi peserta sharing session pengambilan gambar bawah laut film Blueback oleh Rick Rifici.
Ia menyampaikan beberapa hal, diantaranya memperkenalkan program Bridge School yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, pemahaman budaya, dan kerja sama antara Australia-Indonesia.
Ia merasa kagum dengan SMAN 5 Mataram yang memiliki 32 ekstrakurikuler (ekskul) dan capaian prestasinya.
”Saya bangga dengan ibu kepala sekolah yang sangat inspiratif sebagai pemimpin yang mencerminkan gender equality,” ucapnya.
Kedatangan Konsulat Jenderal Australia di Bali ke SMAN 5 Mataram juga merupakan rangkaian dari Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2024 di Lombok.
Sehingga siswa Smala Mataram diundang untuk menonton film Australia Blueback di Lombok Epicentrum Mall (LEM). (jay/r9)
Editor : Kimda Farida