Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Murid SDN 3 Ampenan Wakili Mataram pada OSN Tingkat Provinsi

Galih Mega Putra S • Minggu, 23 Juni 2024 | 07:30 WIB
WAKIL MATARAM: Vivi Baria Nurafni, murid SDN 3 Ampenan yang mewakili Kota Mataram pada ajang OSN tingkat provinsi bersama kepala sekolah dan guru pembimbing. (SDN 3 AMPENAN FOR LOMBOK POST)
WAKIL MATARAM: Vivi Baria Nurafni, murid SDN 3 Ampenan yang mewakili Kota Mataram pada ajang OSN tingkat provinsi bersama kepala sekolah dan guru pembimbing. (SDN 3 AMPENAN FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Vivi Baria Nurafni, murid SDN 3 Ampenan mewakili Kota Mataram pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPA tingkat provinsi.

Murid yang duduk di bangku kelas V itu harus bersaing dengan murid lainnya untuk melaju ke tingkat nasional.

”Murid kami ini kompetitornya tidak hanya dari Kota Mataram saja, namun juga dari kabupaten/kota lainnya di NTB,” kata Kepala SDN 3 Ampenan Hj Baiq Ratna Wahyuningsih, kemarin.

OSN tingkat NTB diadakan di sekolah secara daring (dalam jaringan) Kamis (20/6) lalu. Ia menyebutkan, persaingan pada ajang OSN cukup ketat.

Kendati demikian ia berharap muridnya bisa melaju ke OSN tingkat nasional nantinya.

”Juara pada OSN di tingkat kota saja cukup membanggakan bagi kami,” terang perempuan berjilbab ini.

Diutarakan, sekolah yang dipimpinnya terus berbenah untuk mempersiapkan murid  ikut serta pada kompetisi tahunan bidang akademik tersebut.

Walhasil, dari tahun ke tahun akhirnya murid SDN 3 Ampenan menjadi juara pada OSN tingkat kota bidang IPA dan melaju ke tingkat provinsi.

”Keberhasilan murid kami menjadi juara OSN tingkat kota menunjukkan pembelajaran yang bagus di sekolah,” ucap Ratna, sapaan karibnya.

Ia menuturkan, menjadi juara butuh proses. Tidak instan. Ia kerap mengikutkan muridnya pada ajang OSN dan tahun ini menjadi juara tingkat kota. ”Meski pun sekolah ini berada di pinggiran tapi kita bisa mengubah kualitas pembelajaran,” cetusnya.

Apa yang diraih muridnya ini tidak lepas dari peran guru pembimbing OSN SDN 3 Ampenan Sucitrawati. Dua pekan sebelum lomba kata Ratna, guru pembimbing memberikan pembinaan kepada murid yang berlaga pada OSN tiap hari usai jam belajar formal.

”Guru pembina OSN memberikan pembinaan intensif sebelum lomba,” pungkasnya. (jay/r9)

Editor : Redaksi Lombok Post
#SDN #O2SN