Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dua Siswa MAN 2 Mataram Raih Juara Internasional IYEN 2024

Ali Rojai • Minggu, 30 Juni 2024 | 10:30 WIB
TEMPAT WISATA: Ghaitsa Lulu Al Ilma dan Muthia Fadillah Handra, siswa MAN 2 Mataram mengunjungi Batu Caves di Selangor, Kuala Lumpur pada ajang internasional IYEN. (MAN 2 MATARAM FOR LOMBOK POST)
TEMPAT WISATA: Ghaitsa Lulu Al Ilma dan Muthia Fadillah Handra, siswa MAN 2 Mataram mengunjungi Batu Caves di Selangor, Kuala Lumpur pada ajang internasional IYEN. (MAN 2 MATARAM FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Ghaitsa Lulu Al Ilma dan Muthia Fadillah Handra, siswa MAN 2 Mataram bertolak ke Kuala Lumpur sejak 24 Mei lalu.

Kedua siswa MANPK MAN 2 Mataram mengikuti ajang internasional Indonesian Youth Excursion Network (IYEN) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ajang Internasional IYEN yang diikuti kedua siswa berakhir 28 Juni lalu.

Ghaitsa, sapaan karibnya berhasil meraih juara I kategori the best innovation dan Muthia meraih juara III presentasi terbaik.

IYEN adalah program kepemudaan internasional yang mengadakan Youth Excursion di Malaysia. Program ini telah dirancang khusus untuk pemuda dan pemudi yang ingin memperluas wawasan mereka melalui pengalaman belajar di luar negeri.

Dengan memberikan peserta kesempatan untuk memahami budaya, sejarah, dan kehidupan sehari-hari di negara lain. Sembari memperoleh pengetahuan baru dan membangun jaringan dengan peserta lainnya.

Kedua siswa MAN 2 Mataram berhasil menjadi juara di antara ratusan peserta yang berasal dari siswa dan mahasiswa Indonesia dan Malaysia. Adapun persoalan yang diangkat oleh Ghaitsa dan Muthia pada ajang IYEN tentang lingkungan.

Ini terkait dengan motivasi mereka terhadap lingkungan. Bahkan sangat cocok dengan inovasi yang diciptakan.

Kedua siswa ini menciptakan inovasi yang berguna untuk mengubah pola pikir generasi Z agar sadar terhadap lingkungan sekitar.

”Tujuannya, untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan oleh ulah masyarakat,” ujar Ghaitsa.

Kedua dara ini memiliki kemampuan public speaking memadai melebihi teman-temannya di madrasah.

Sehingga memotivasi mereka mengikuti ajang internasional IYEN karena ingin mengembangkan wawasan public speaking. Serta memiliki relasi dari berbagai sekolah dan universitas dari dua negara tersebut.

Selama di Malaysia kata Ghaitsa, semua peserta uji kemampuan public speaking-nya terkait wawasan dengan inovasi atau makalah yang dipresentasikan.

Selain itu, siswa MAN 2 Mataram juga diajak mengunjungi perguruan tinggi (PT) terbaik di negeri jiran tersebut. Seperti International Islamic University Malaysia (IIUM) dan University Malaya (UM) untuk berdiskusi dengan mahasiswa di kampus tersebut.

Kedua siswa ini menanyakan peluang kuliah di kampus tersebut. Juga berbagi isu yang tengah marak di dunia. Mereka juga diajak berkeliling mengeksplorasi Kuala Lumpur dengan mengunjungi tempat-tempat wisata seperti menara kembar (Petronas), wisata Batu Caves, hingga mengunjungi pabrik pembuatan cokelat.

”Dari kunjungan ini kita bisa memahami proses pengolahan cokelat dan juga tentang kewirausahaan,” katanya.

Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki merasa bangga atas dua siswanya ini yang telah membawa nama baik Indonesia di kancah internasional. Ghaitsa dan Muthia merupakan peserta yang satu-satunya berasal dari madrasah.

”Pesertanya kebanyakan dari sekolah internasional dan juga mahasiswa,” cetusnya.

Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada tim pembina atas dedikasi dalam membimbing kedua siswa tersebut.

”Apa yang diraih dua siswa ini memberikan kebahagiaan sekaligus bangga bagi warga madrasah. Ini sesuai dengan jargon MAN 2 Mataram mendunia,” pungkasnya. (jay/r9/*)

Editor : Kimda Farida
#Mataram #MAN