Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wali Kota Mohan Minta Guru Tetap Profesional dan Ikuti Perkembangan Zaman

Ali Rojai • Selasa, 26 November 2024 | 15:46 WIB

 

SWAFOTO: Para guru swafoto dengan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (kaca mata) pada resepsi PGRI Ke-79 dan HGN 2024 di salah satu hotel di Mataram, Senin (25/11). WIRA FOR LOMBOK POST
SWAFOTO: Para guru swafoto dengan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (kaca mata) pada resepsi PGRI Ke-79 dan HGN 2024 di salah satu hotel di Mataram, Senin (25/11). WIRA FOR LOMBOK POST

LombokPost-Ratusan guru Kota Mataram berkumpul pada acara resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI Ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2024 di Hotel Lombok Vaganza, Selasa (25/11).

Kegiatan bertajuk Guru Bermutu, Indonesia Maju diadakan PGRI Kota Mataram guna mempererat sinergi organisasi profesi guru Kota Mataram dengan Pemkot Mataram.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Dia meminta guru tetap profesional melaksanakan tugas dengan mengikuti perkembangan zaman.

Sebab, guru adalah garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

”Guru ini harus tetap mengasah kemampuannya,” ujar orang nomor satu di Kota Mataram ini.

Dikatakan, guru sekarang tidak hanya mengasah wawasan dan mentransfer ilmu.

Tetapi juga dituntut kreatif dan bisa berinovasi.

”Bisa menularkan ide-ide kreatif kepada anak didiknya,” terang Mohan.

Ia tidak menampik banyak tantangan dihadapi guru pada zaman sekarang ini.

Tentu ini harus menjadi atensi guru. Kini sebut Mohan, judi online cukup marak dan merusak generasi muda.

Salah satu cara yang dipkirkan sejumlah kalangan, penggunaan handphone (HP) harus dibatasi.

Di Australia sebut Mohan, penggunaan HP maksimal usianya 16 tahun.

”(Tapi, Red) kalau tidak menggunakan HP kita takut ketinggalan informasi dari media sosial,” ujarnya.

Guru tidak hanya mentranfer ilmu kepada anak didiknya.

Tapi anak juga harus mendapatkan soft skill.

Bagaimana bisa berkomunikasi dengan baik. Dan juga bagaimana beradaptasi di lingkungan.

Peran guru sekarang ini luar biasa. Tidak hanya menyampaikan komunikasi satu arah.

Tapi juga dituntut melek teknologi.

”Jangan sampai anak-anak lebih tahu dari pada guru. Kalau dulu semua infomasi dari guru, tapi sekarang bisa didapatkan dari perkembangan teknologi. Anak-anak rasa ingin tahunya cukup besar,” urai Mohan.

Dikatakan, sekarang ini guru tidak boleh marah dalam menularkan ilmunya.

Apalagi sampai melakukan kekerasan fisik. Dengan ketulusan membimbing anak-anak akan menjadi ladang ibadah bagi guru.

”Saya berharap guru kompak jaga solidaritas dan persaudaraan di bawah PGRI,” harap Mohan.

Ia sudah meminta ketua PGRI NTB untuk menampung aspirasi guru.

Pendidikan merata, sebaran guru juga harus merata.

Apalagi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu’ti ingin pendidikan ramah guru dan meningkatkan kesejahteraan guru.

Di samping itu, kurikulum bakal berubah dan guru harus menyesuaikan.

Baik itu dari sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

”Sistem zonasi pada PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) juga akan dievaluasi,” pungkasnya.

Ketua PGRI Kota Mataram Lalu Kaharudin mengatakan, kurikulum pendidikan akan ada perubahan.

Untuk itu guru dituntut mengikuti perkembangam zaman.

Di Kota Mataram sendiri kata Kahar, akan mengadakan pelatihan guru untuk memperdalam materi pada kurikulum baru nantinya.

Untuk tingkat SD akan dibentuk kelompok kerja guru (KKG) kelas satu, kelas dua, dan seterusnya. Sedangkan jenjang SMP dan SMA sederajat akan mengadakan pelatihan melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

”Ini salah satu jalan atau langkah mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan. Sehingga, tidak ada lagi alasan bagi guru untuk tidak melaksanakan pelatihan,” urai Kahar.

Ia menilai kemampuan informasi dan teknologi (IT) para guru cukup bagus.

Sehingga apapun bentuk perubahan atau revisi kurikulum bisa dilakukan.

Ke depan kata dia, tema Guru Bermutu, Indonesia Maju akan terwujud di ibu kota NTB ini.

PGRI Kota Mataram akan bermitra dengan Pemkot Mataram untuk mendukung semua kebijakan PGRI dan pemerintah. (jay/r9)

Editor : Kimda Farida
#Guru #HGN #nasional #wawasan #pgri #KKG #mgmp #informasi #sdm