Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 21 Mataram Gelar Workshop Psikologi Anak

Ali Rojai • Kamis, 12 Desember 2024 | 05:52 WIB

 

Hj Rohana Helmi
Hj Rohana Helmi

 

LombokPost-Sebanyak 50 siswa SMPN 21 Mataram mengikuti workshop psikologi anak dengan. Tema  yang diangat, membangun hubungan yang positif dengan teman dan keluarga.

Kegiatan ini  mendatangkan narasumber dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram. Workshop diadakan sesuai kondisi lingkungan di sekitar sekolah. Maraknya pernikahan dini yang dilatarbelakangi karena anak broken home. ”Anak tinggal sama neneknya karena ibu dan bapaknya cerai. Ibunya kawin lagi, bapaknya juga kawin lagi,” kata Plt Kepala SMPN 21 Mataram Hj Rohana Helmi, Selasa (10/12).

Ia ingin mencegah terjadinya pernikahan dini pada siswa Spendusa sebutan SMPN 21 Mataram dengan workshop psikologi anak. Harapannya, ada bayangan bagi siswa agar tidak menikah dini. Karena merarik kodek tidak hanya berisiko kematian ibu saat melahirkan, melainkan juga kesehatan bayinya. ”Kami di sini tetap memberikan tablet tambah darah (TTD) bagi siswa,” tuturnya.

Selain itu lanjutnya, pihaknya juga melaksanakan sarapan bergizi setiap Jumat agar siswa sehat jasmani. Dikatakan, anak broken home kadang tidak fokus belajar. Oleh karena itu dengan materi yang disampaikan psikolog bisa memberikan pemahaman kepada siswa untuk tetap semangat belajar dan menghindari merarik kodek.

”Kami ingin siswa bisa berhasil atau sukses baru menikah,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya juga mencegah perundungan di sekolah dengan melibatkan wali murid. Kejadian bullying muncul dalam berbagai bentuk mulai dari intimidasi, mengejek, atau dalam bentuk kekerasan fisik. Menurutnya, bullying ini bisa menyebabkan hilangnya nyawa korban akibat kekerasan langsung atau korban yang memutuskan mengakhiri hidup akibat tidak tahan di-bully. ”Bullying ini harus dihindari di sekolah,” pungkasnya. (jay/r9)

Editor : Redaksi Lombok Post
#kondisi #workshop #Anak #lingkungan #Menikah #lembaga #kematian #Mataram