Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa, Disdik Kota Mataram Dukung UN Diadakan Lagi

Ali Rojai • Selasa, 17 Desember 2024 | 17:25 WIB
ASESMEN: Murid SD di Kota Mataram saat melaksanakan asesmen nasional 2024, belum lama ini.
ASESMEN: Murid SD di Kota Mataram saat melaksanakan asesmen nasional 2024, belum lama ini.

LombokPost-Isu pengadaan ujian nasional (UN) sebagai standar kelulusan siswa kembali ramai diperbincangkan.

Terkait itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram mendukung kembalinya UN diadakan sebagai tolok ukur kemampuan peserta didik di sekolah dan daerah.

”Tapi jangan dijadikan sebagai syarat kelulusan,” kata Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf, Senin (16/12).

Diutarakan, kajian pengelolaan UN sebentar lagi akan rampung.

Bahkan, kajian alternatif UN sudah rampung 95 persen karena Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti adalah mantan ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).

”Kemungkinan UN ini akan kembali diadakan,” ucap pria yang juga menjabat ketua PGRI NTB ini.

Yusuf setuju jika UN kembali diadakan.

Karena selama UN ditiadakan, tidak ada tolok ukur yang pasti terkait kemampuan anak.

Hanya sekolah saja yang tahu kemampuan anak didiknya.

”Kalau UN ditiadakan kita akan tahu jika ada siswa yang belum bisa membaca dan menulis,” terangnya.

Menurutnya, UN menjadi tolok ukur kemampuan anak di masing-masing sekolah, baik itu jenjang SD maupun SMP.

Selain itu, menjadi tolok ukur kemampuan siswa di daerah yang satu dengan yang lain.

”Dengan adanya UN juga akan meningkatkan motivasi belajar siswa,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala SMPN 13 Mataram H Ahmad Saehu juga setuju jika UN kembali diadakan.

Sebab, UN bisa menjadi patokan keberhasilan siswa dan sekolah.

”Siswa juga akan rajin belajar kalau ada UN,” ujarnya.

Menurutnya, jika ada UN siswa akan mempersiapkan diri maksimal agar bisa menjawab soal.

Baik itu dengan cara mengikuti pengayaan maupun penambahan jam belajar.

”Kalau nilai UN tinggi otomatis siswa bisa melanjutkan di sekolah yang diinginkan,” pungkasnya. (jay/r9)

Editor : Kimda Farida
#un #pendidikan #tolok ukur #Sekolah #disdik #daerah #Mataram #didik #Peserta