LombokPost-Mutasi kepala sekolah (kasek) jenjang SD dan SMP ramai diperbincangkan di kalangan guru. Sebab, hingga akhir Desember ini belum ada pengisian kasek lowong. ”Tahun depan baru ada pengisian kasek yang kosong,” kata Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Nauval Aldian, pekan lalu.
Dari data pekan lalu, ada sekitar 24 kasek yang lowong, baik itu jenjang SD maupun SMP. Belum lagi akhir Desember jumlah kasek yang lowong akan bertambah karena ada yang purna tugas.
Informasi dihimpun, di Kecamatan Mataram ada tiga kepala SD yang purna tugas pada akhir tahun ini. Di antaranya, Kepala SDN 41 Mataram Mar’aeni, Kepala SDN 2 Mataram I Ketut Matra, dan Kepala SDN 27 Mataram Lalu Rifa’i. Sementara tingkat SMP ada Kepala SMPN 2 Mataram Hj Zohriah, Kepala SMPN 6 Mataram H Sibawaih, dan Kepala SMPN 24 Mataram H Tahir. Sedangkan pengawas ada Agus Salim dan Gusin. Data tersebut belum termasuk di kecamatan lainnya.
”Saat ini sekolah yang kosong ini sudah ada Plt (pelaksana tugas),” ucap Nauval.
Dijelaskan, pengisian kasek kosong akan dilakukan tahun depan. Hanya saja kata dia, akan terjadi rotasi kasek. Sebab, tidak mungkin kasek yang baru akan memimpin sekolah besar. ”Jadi kepala sekolah yang memiliki pengalaman akan kita tempatkan di sekolah besar,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sekarang yang menjabat kasek tidak hanya dari guru penggerak. Namun juga dari guru senior yang sudah memiliki pengalaman. ”Jadi guru senior dan pengalaman akan kita tarik menjadi kasek dan pengawas,” ucapnya.
Ia memastikan rotasi kasek jenjang SD dan SMP akan dilakukan tahun depan. Kini, pihaknya masih memetakan calon kasek yang akan mengisi sekolah yang lowong.
Kasi Bidang Pembinaan Ketenagaan GTK Disdik Kota Mataram H Nasron menambahkan, pengisian kasek lowong ini akan dilakukan tahun depan. Sampai saat ini kata dia, tercatat 24 sekolah, baik jenjang SD mapun SMP yang lowong. ”Tahun depan akan diisi kasek yang kosong ini,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post