LombokPost-Mengantisipasi adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan sekolah pada musim hujan, SMPN 8 Mataram melakukan bersih lingkungan.
Difokuskan mulai dari kelas sampai dengan halaman dan sekitar sekolah.
Hal tersebut dilakukan agar tidak ada sarang nyamuk yang mengakibatkan DBD.
“Selokan di sekitar sekolah kita bersihkan,” kata Kepala SMPN 8 Mataram Sulasmi.
Diutarakan, agar terhindar dari DBD, lingkungan sekolah harus dijaga kebersihannya.
Warga sekolah kerap gotong-royong membersihkan kelas dan halaman sekolah.
“Kelas yang bersih juga membuat siswa nyaman saat belajar,” tuturnya.
Untuk menjaga siswa tidak terkena DBD, lingkungan sekolah dan kelas harus dijaga kebersihannya.
“Kami juga selalu ingatkan anak untuk membuang sampah pada tempatnya,” terang Ulas, sapaan karibnya.
Pada musim hujan ini kata dia, pihaknya tidak hanya membersihan kelas dan halaman.
Melainkan juga selokan dan genangan yang ada di sekolah.
“Saluran ini menjadi perhatian kita,” jelasnya.
Ia juga kerap mengingatkan siswa agar selalu waspada dengan DBD di lingkungan tempat tinggal. Karena DBD akan berada di lingkungan yang kotor.
“Kalau ada siswa yang terkena DBD agar segera melapor ke sekolah. Sehingga kami juga melapor ke puskesmas,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi DBD pihaknya juga sudah mendapat bubuk abate dari Puskesmas Selaparang yang ditabur di setiap kamar mandi.
“Selain itu, siswa yang tergabung dalam ekskul PMR dan UKS memberikan edukasi kepada teman-temannya terkait DBD,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida