“Keberadaan PKL akan kita bicarakan dengan guru dan pegawai nantinya,” kata Kepala SMPN 12 Mataram Didik Syamsul Hadi.
PKL depan sekolah yang lokasinya di Jalan Ahmad Yani sebelumnya tidak pernah ada. Namun kini mulai bermunculan. Oleh karena itu pihak sekolah khawatir pedagang lainnya nantinya akan ikut berjualan memanfaatkan fasilitas umum (fasum).
Ia akan meminta pegawainya menegur PKL yang berjualan. Karena dikhawatirkan nantinya akan memgganggu siswa saat jam pulang sekolah. “Kita akan ngomong baik-baik dengan PKL, boleh mereka berjualan tapi jangan di trotoar,” pungkasnya. (jay/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post