Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

24 Kampus Di Taiwan Tawarkan Program Kuliah dan Magang Digaji Hingga Rp 20 Juta per Bulan

Alfian Yusni • Senin, 24 Februari 2025 | 21:36 WIB
Direktur INTACT Surabaya Andre So saat usai menandatangani MoU dengan salah satu rektor perguruan tinggi di Taiwan
Direktur INTACT Surabaya Andre So saat usai menandatangani MoU dengan salah satu rektor perguruan tinggi di Taiwan

LombokPost-Sebanyak 24 Kampus terkemuka di Taiwan memberikan program kuliah dan magang dengan gaji hingga Rp 20 juta per bulan.

Bagi lulusan sarjana (S1) yang ingin melanjutkan studi S1 lintas jurusan atau melanjutkan ke program S2. 

“Selama dua tahun pendidikan, biaya akan ditanggung pemerintah, dan biaya hidup akan ditanggung oleh industri atau perusahaan yang mensponsori mahasiswa tersebut,” kata Direktur International Talent Circulation Base (INTACT) Surabaya Andre So.

Baca Juga: Lautan Warga Hadir di Al-Ishlahuddiny Kediri, Puncak Haul Akbar ke-32 Muassis Ponpes Al-Ishlahuddiny

Andre menjelaskan INTACT merupakan lembaga yang didirikan oleh Kementrian Pendidikan Taiwan yang dibuat khusus untuk program beasiswa kuliah dan magang.

Andre menambahkan, program ini memungkinkan peserta untuk kuliah selama dua tahun dan magang berbayar selama dua tahun.

Photo
Photo

''Peserta berkesempatan memperoleh pengalaman akademik dan kerja internasional dengan pendapatan signifikan,'' ujar pria yang fasih berbahasa Mandarin ini.

Baca Juga: Epson Umumkan Pergantian Presiden Baru

Andre melanjutkan, setelah menyelesaikan studi, mahasiswa dapat langsung bekerja di perusahaan yang mensponsori mereka dengan masa kerja dua tahun dan upah sekitar Rp 20 juta per bulan.

Beasiswa sponsorship perusahaan ini juga mencakup dukungan untuk biaya tiket pesawat, visa pelajar, dan lainnya.

''Ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi mahasiswa karena semua biaya tersebut akan ditanggung,'' lanjut Andre.

Baca Juga: MIM Foundation-Bank Dinar Sebar 8.000 Paket Sembako, Distribusikan 6.200 Dus Air Mineral untuk Masjid

Andre juga menegaskan bahwa calon peserta tidak perlu memiliki kemampuan bahasa Mandarin tingkat tinggi.

''Yang penting adalah memiliki TOEFL, meskipun tidak harus tinggi. Nanti di Taiwan baru wajib lulus TOCFL B1 untuk dapat terjun ke dunia industri dan melanjutkan magang,'"ujarnya.(***)

 

 

 

Editor : Alfian Yusni
#Magang #Beasiswa #INTACT Base Surabaya #Taiwan