LombokPost-Sebanyak 520 siswa SMPN 19 Mataram menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) 2025/2026 di halaman sekolah setempat, pekan lalu.
Tahapannya dibuat semirip mungkin dengan proses Pemilu yang berlaku di Indonesia. Pemilihan ketua OSIS atau Pilketos tersebut diikuti empat kandidat calon melalui pemilihan langsung. Setiap siswa, guru, dan pegawai memiliki hak suara.
Kepala SMPN 19 Mataram H Nasruddin mengatakan, Pilketos sengaja dibuat semirip mungkin dengan Pemilu agar siswa memiliki kesadaran dan pemahaman demokrasi sejak dini.
“Konsepnya memang memberikan pembekalan kepada siswa dengan pelaksanaan pemilihan semirip mungkin. Sehingga mereka nanti akan melakukan ketika sudah memiliki hak suara,” kata Nas, sapaan karibnya.
Diutarakan, Pilketos bagian dari projek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Proses pelaksanaan pemilihan Pilketos dimulai dari pemilihan empat siswa untuk menjadi kandidat calon ketua OSIS. Sebelum pemilihan, pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS diberikan kesempatan untuk kampanye menyampaikan visi dan misi. “Ini dilakukan agar siswa lainnya bisa memilih atau mendukungnya,” tuturnya.
Pada hari pelaksanaan Pilketos, terdapat empat bilik suara. Warga sekolah dipanggil oleh siswa yang bertugas sebagai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Setelah dipanggil, mereka akan diberikan kertas suara lalu bergegas kebilik suara untuk mencoblos calon ketua OSIS. Setelah itu dimasukkan kedalam kotak suara dan terakhir mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda sudah menggunakan hak suara. (jay/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post