LombokPost-Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pondok Pesantren Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah, Gerung, Lombok Barat (Lobar) saat menggelar acara wisuda bagi para santri penghafal Alquran.
Sebanyak 39 santri dengan bangga menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran, menandai pencapaian gemilang dalam perjalanan spiritual dan pendidikan mereka.
Wisuda tahfiz perdana ini diharapkan mampu mempercepat target hafalan Alquran santri lainnya. Dan juga memperkuat hafalan Alquran dan sekaligus menjadi motivasi dan kebahagiaan wali santri.
Hadir dalam wisuda tahfiz anggota senat yang terdiri dari pembina Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah.
Diantaranya, TGH Abd Azim Azzurqoni, TGH Mustafa Syar’an, TGH Ahmad Shalahuddin, TGH Ahmad Zabidi, TGH Habib Mujahir BSA, Ketua Panitia Wisuda TGH. A. Solahuddin Khulaifi. Juga ada Camat Gerung Mulyadi, anggota DPRD Lobar, Gubernur NTB yang diwakili Kepala Biro Kesra Setda NTB H. Sahnan, M.Pd.
Ketua Senat Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Santri Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah TGH Basyrun M. Shalih, M.Si mengatakan, peserta wisuda adalah santriwan Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah jumlahnya 135 orang.
Rinciannya, ada tahfiz 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 39 santri menghafal 30 juz. Para santri telah menempuh pendidikan di ponpes dengan kombinasi sekolah formal dibawah Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah.
Santri mendapat pengajaran Agama Islam, Alquran, dan seluruh disilplin ilmu agama Islam. “Wisuda tahfiz Alquran akan menjadi agenda tahunan kita di Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah,” ujar TGH Basyrun
Ia menjelaskan, jenjang pendidikan formal di Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah antara lain SMP Islam Terpadu, SMA Islam Terpadu atau lembaga-lembaga dibawah kepengurusan Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah.
Yayasan yang telah berbadan hukum memiliki izin operasional, dan telah beberapa kali melaksanakan ujian akhir sekolah.
TGH Basyrun menyebutkan, santri yang diwisuda berasal dari NTB, Bali, Batam, Kalimantan.
Kehadiran santri dari luar NTB menunjukkan Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah merupakan ponpes yang mendapat rekomendasi dari orang tua santri.
Adapun akses untuk mendapat informasi tentang ponpes dapat dilihat melalui website serta akun resmi media sosial Ponpes Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah.
“Program tahfiz Alquran menjadi program unggulan kita,” ucap TGH Basyrun.
Ia menuturkan, lembaga pendidikan ini menjadi referensi orang tua menyekolahkan anaknya.
Ponpes yang mengkombinasikan pendidikan agama dan formal dibawah naungan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara fisik fasilitasnya cukup lengkap.
Seperti ruang kelas, asrama, tempat ibadah yang cukup besar.Dan tak kalah penting ada 32 tenaga pendidik alumni Madinah dan Mekkah disiapkan.
“Ada juga alumni dari Pulau Jawa dan Lombok untuk memberikan apa yang menjadi harapan wali santri,” tandas TGH Basyrun.
Gubernur NTB yang diwakili Kepala Biro Kesra Setda NTB H. Sahnan, M.Pd mengucapkan selamat kepada santri yang mampu mengikuti wisuda tahun 2025.
Karena telah mengikuti pendidikan Alquran di ponpes yang memerlukan kemauan dan disiplin yang tinggi.
“Saya pun bisa merasakan seperti apa tenaga pendidik di sini. Karena saya sudah lebih dari 20 tahun sebagai seorang guru di Mataram. Saya tahu beratnya tugas seorang pengajar,” kata Sahnan.
Ia juga memberikan selamat kepada wali santri. Pengorbanan orang tua luar biasa menjadikan anaknya sebagai penghafal Alquran. “Sekarang banyak instansi atau perusahaan menerima karyawan atau pegawai penghafal Alquran,” ujarnya.
Camat Gerung Mulyadi juga tak lupa mengucapkan selamat kepada ratusan santri yang wisuda tahfiz Alquran. Ia menceritakan pengalamannya sebagai orang tua yang juga menyekolahkan anaknya di ponpes. “Kami sangat bangga pada santri yang sudah penghafal Alquran ini,” tandasnya.(jay)
Editor : Siti Aeny MaryamSumber : Liputan Berita Lombok Post