Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ini Cara SDN 32 Ampenan Tingkatkan Literasi Murid

Ali Rojai • Kamis, 22 Mei 2025 | 18:54 WIB
Koordinator Literasi SDN 32 Ampenan Siti Mutmainnah memanfaatkan spanduk sebagai media pembelajaran pada program Kaliber TM.
Koordinator Literasi SDN 32 Ampenan Siti Mutmainnah memanfaatkan spanduk sebagai media pembelajaran pada program Kaliber TM.

LombokPost- Inovasi tak terduga datang dari SDN 32 Ampenan.

SDN 32 Ampenan sukses mengintegrasikan program peningkatan literasi membaca dengan pemanfaatan limbah daur ulang.

SDN 32 Ampenan sukses menciptakan lingkungan belajar yang kreatif sekaligus peduli lingkungan.

SDN 32 Ampenan yang lokasinya di Jalan Raden Mas Panji Anom Pagutan memiliki program Kaliber TM (Kamis Aksi Literasi Berbasis Teks Multimodal).

Kegiatan ini dilaksanakan setiap Kamis mulai pukul 07.00 Wita hingga 07.45 Wita.

Program ini diterapkan sejak 2023 sebagai salah satu upaya sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca murid dengan menggunakan teks multimodal.

Sampah plastik dan kertas bekas disulap menjadi media pembelajaran yang menarik.

Kepala SDN 32 Ampenan Lilia Ratnawati M.Pd  mengatakan, teks multimodal merupakan perpaduan antara teks visual, lisan, linguistik, gestur dan spacial. 

Teks multimodal merupakan teks yang dekat dengan kehidupan murid yang biasa mereka lihat, dengar, dan akses atau gunakan.

Tim literasi terdiri dari semua guru SDN 32 Ampenan dengan  koordinator Siti Mutmainnah.

Penggunaan teks multimodal yang dekat dengan keseharian murid akan memudahkan mereka memahami materi pelajaran.

Murid SDN 32 Ampenan memanfaatkan koran sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan literasi membaca.
Murid SDN 32 Ampenan memanfaatkan koran sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan literasi membaca.

Dengan memyimak, membaca, dan memirsa teks multimodal murid akan terbiasa berpikir kritis dengan cara menanggapi, manganalisis. Serta merefleksi materi didalam teks tersebut.

“Program ini meningkatkan kemampuan literasi membaca murid, terutama dalam kompetensi membaca teks informasi,” ucap Lilia.

Selain itu lanjut Lilia, meningkatkan motivasi, minat baca, dan kemampuan berpikir kritis. Serta menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri murid.

Dijelaskan Lilia, inovasi program ini terlihat pada penggunaan teks multimodal atau media sederhana yang ada di lingkungan sekolah.

Seperti pamflet, banner, poster, spanduk, baliho, buku bergambar. Media kemasan produk makanan, majalah, koran, media audio visual, dan lainnya.

Tujuan program ini sebagai sarana pengembangan kemampuan literasi membaca murid, mengakomodir keberagaman gaya belajar. Serta membantu meningkatkan kompetensi murid dalam membaca teks informasi.

“Tahun lalu nilai rapor s untuk literasi meningkat drastis dengan program ini,” pungkasnya.(jay)

Editor : Rury Anjas Andita
#limbah #membaca #literasi #murid #SDN 32 Ampenan #program