Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tinggi Peminat, Lulusan Prodi Ilmu Komputer UBG Paling Banyak Terserap di Dunia Kerja

Kimda Farida • Selasa, 27 Mei 2025 | 16:17 WIB

 

Sejumlah mahasiswa Prodi Ilmu Komputer UBG saat mengikuti kegiatan perkuliahan.
Sejumlah mahasiswa Prodi Ilmu Komputer UBG saat mengikuti kegiatan perkuliahan.

LombokPost --Faktor minat dan bakat serta peluang karir di masa depan menjadi penentu utama dipilihnya suatu jurusan kuliah oleh calon mahasiswa.

Jurusan rumpun ilmu berbasis komputer, layak menjadi pilihan ideal. Terbukti, banyak lulusannya lebih mudah terserap di dunia kerja saat ini.

“Selain dibutuhkan, juga karena memang dunia saat ini lebih didominasi oleh sistem yang serba komputasional. Baik pada sektor Pemerintahan, Pelayanan maupun Bisnis,” tutur Dr. Dadang Priyanto, M.Kom, Kepala Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Teknik Komputer Universitas Bumigora Mataram.

Lulusan Prodi Ilmu Komputer, Lanjut Dadang, bahkan memilki peluang lebih banyak untuk terserap dalam dunia kerja.

Baca Juga: Bangun Tiga Kompetensi Utama Bidang IT, Prodi Teknologi Informasi UBG Berdayakan Lulusannya Bekualifikasi Unggul

Apalagi di instansi pemerintah, banyak alumni kampus Bumigora (UBG) Mataram yang sudah berkiprah menjadi abdi negara.

Tak hanya itu, hal serupa juga terjadi di sektor swasta.

Para alumni dengan konsentrasi studi jurusan ini, juga banyak dipercaya untuk mengisi pos-pos jabatan dalam struktur organisasi kerja di perusahaan multinasional.

“Sebelumnya, bahkan dulu kami di UBG pernah ada kerjasamanya, dengan PT.Newmont Nusa Tenggara, yang mempercayai 90 persen lulusan (rumpun studi ilmu komputer) Universitas Bumigora Mataram untuk mengisi pos-pos pekerjaan disana,” bebernya.

Baca Juga: Janjikan Prospek Cerah Lulusan, Prodi Seni Pertunjukkan UBG Terapkan Kurikulum OBE

“Bahkan perusahaan tersebut tidak mau merekrut karyawan IT-nya kalau bukan dari kampus UBG,” sambung Magister Ilmu Komputer dari UGM itu.

Secara ciri khas, hal yang membedakan mahasiswa Prodi Ilmu Komputer dengan rumpun sejenis, adalah prodi ilmu komputer cenderung tekanan pada penguasaan perangkat lunak (perangkat lunak) di samping penguasaan perangkat keras (perangkat keras).

Ada tiga ciri khas kompetensi yang ada di prodi ilmu komputer, yakni ilmu data, jaringan komputer dan pemerograman.

Baca Juga: Prodi Bisnis Digital UBG Kembangkan Aplikasi E-Commerce dan Ojek Daring

Dijelaskan, Kompetensi ilmu data mencakup keahlian pemerograman dalam kaitannya dengan pengelolaan data mining dan big data.

Serta sistem cerdas atau pembelajaran mesin alias kecerdasan buatan.

Sedangkan jaringan komputer, disebabkan memang dari sebab awal sudah ada dalam studi ilmu komputer dahulunya bernama teknik informatika.

Sekarang, malah lebih ke arah Internet Of Things (IoT) dalam struktur mata kuliah informasi teknologi.

Kemudian, kompetensi pemrograman yakni penguasaan terhadap pemerograman berbasis Android dan IOS atau aplikasi via mobile.

Baca Juga: Prodi Farmasi UBG Siapkan Lulusan dengan Kompetensi Unggul Kewirausahaan

Penguasaan terhadap mata kuliah pemerograman, di Universitas Bumigora.

Diajarkan mulai dari tingkat dasar hingga mencapai kompetensi ahli, semenjak semester satu hingga semester empat.

“Kompetensi ini menuntut mahasiswa agar dapat membuat program Aplikasi Mobile berbasis android atau IOS hingga Software pada Operating System berbasis Desktop,” kata pria lulusan Program Doktoral UNSU ini.

Untuk itu, Kaprodi Dadang turut menyambut calon mahasiswa yang berminat bergabung dengan prodi ini di UBG, agar segera melakukan proses pendaftaran.

Dikarenakan prodi ini tergolong tinggi peminat dan akan diadakan seleksi yang cukup ketat.

“Tahun akademik 2025/2026 ini, Kuotanya ada 250 orang. Ada seleksi yang kompetitif untuk bisa menjaring calon-calon mahasiswa yang kategori bibit unggul,” tandasnya.

Baca Juga: Prodi Gizi UBG Dorong Kontribusi Mahasiswa Atasi Gizi Buruk di Tengah Masyarakat

Sedangkan untuk rasio perbandingan jumlah pendaftar dan jumlah yang diterima akan diatur melalui skema satu berbanding tiga.

Artinya setiap tiga pendaftaran akan memperebutkan satu posisi diterima sebagai mahasiswa prodi ilmu komputer ini.

“Kita (UBG) memang benar-benar akan menjadikan Mahasiswa Ilmu Komputer yang memiliki kemampuan dan keahlian yang memadai,” terangnya.

Sebab jika siswa ini inputannya kurang bagus atau atau tidak baik basicnya, dan tidak sesuai atau linier.

Maka siswa tersebut nantinya akan sulit menyesuaikan diri dengan sistem dan mata kuliah yang diajarkan. (zis/adv) .

Editor : Kimda Farida
#Universitas Bumigora (UBG)