LombokPost - Calon siswa yang mendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur afirmasi di SMAN 4 Mataram melebihi kuota.
Dari 86 kuota yang disiapkan, ada 150 calon siswa yang mendaftar. Artinya ada 64 calon siswa yang bakal terlempar pada jalur bagi siswa miskin ini.
Kepala SMAN 4 Mataram H Jauhari Khalid mengatakan, pada SPMB tahun ini pihaknya akan menerima delapan rombongan belajar (rombel) dari semua jalur. Masing-masing rombel akan diisi 36 siswa.
“Kita diberikan kuota pada SPMB tahun ini sesuai dengan jumlah siswa yang keluar atau lulus,” ujar Jauhari.
Menurutnya, kuota yang diterima pada SPMB sebanyak 288 orang tidak sesuai dengan animo masyarakat menyekolahkan anaknya di SMAN 4 Mataram.
Tahun lalu, jumlah siswa yang diterima di SMAN 4 Mataram mencapai 12 rombel. Jadi ada ratusan siswa yang bakal terpental pada SPMB tahun ini di SMAN 4 Mataram.
“Pada Jalur afirmasi ini saja ada 64 siswa yang bakal terpental,” ucap Jauhari.
Ia menyebutkan, animo masyarakat menyekolahkan anaknya di SMAN 4 Mataram cukup tinggi. Sehingga kuota delapan rombel dinilai kurang untuk mengakomodir siswa yang akan mendaftar di sekolah yang dipimpinnya.
“Kalau untuk jalur perpindahan hanya dua orang yang daftar. Kuota jalur perpindahan ini hanya 5 persen dari total siswa yang diterima,” pungkasnya.**
Editor : Pujo Nugroho