LombokPost- Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi di SMAN 3 Mataram memanas. Dengan jumlah pendaftar yang membludak, ratusan calon siswa dipastikan akan terpental.
Persaingan ketat ini mencerminkan tingginya animo dan kualitas siswa di NTB yang ingin menempuh pendidikan di salah satu sekolah favorit di Kota Mataram ini.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Jumat (20/6), pendaftar jalur prestasi di SMAN 3 Mataram jauh melebihi kuota yang disediakan.Padahal, jalur prestasi merupakan pintu masuk bagi siswa dengan capaian non-akademik gemilang seperti nilai rapor tinggi, juara olimpiade, lomba seni, dan kompetisi olahraga.
Panitia SPMB SMAN 3 Mataram Arif Efendi mengapresiasi antusiasme para pendaftar.
Ini menunjukkan banyak siswa di Mataram dan sekitarnya yang memiliki bakat luar biasa,” ujar Arif.
Kuota jalur prestasi di SMAN 3 Mataram sesuai petunjuk teknis (juknis) Dikbud NTB 30 persen atau setara dengan 140 siswa dari total daya tampung sebanyak 468 siswa. Sementara calon siswa yang mendaftar pada hari pertama sekitar 250 siswa.
“Akan terjadi seleksi ketat untuk perangkingan nilai rapor,” ujar Arif.
Proses verifikasi berkas dan penilaian prestasi sedang berjalan. Panitia akan memastikan setiap sertifikat atau piagam penghargaan yang diajukan valid dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Tingkat kejuaraan, baik kabupaten, provinsi, nasional, maupun internasional.
“Orang tua dan calon siswa kami minta untuk tetap memantau informasi resmi dari panitia SPMB SMAN 3 Mataram. Keputusan akhir akan berdasarkan hasil verifikasi dan skoring yang transparan,” tutur Arif.
Plt Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum mengatakan, jumlah siswa yang mendaftar jalur prestasi tahun ini cukup banyak. Pada hari pertama saja, ada sekitar 250 siswa yang mendaftar.
“Belum hari kedua dan ketiga,” kata Yuspita.
Menurutnya, banyaknya calon siswa yang mendaftar jalur prestasi menjadi bukti SMAN 3 Mataram menjadi sekolah unggulan di Kota Mataram. Apalagi, prestasi yang diraih siswanya tidak hanya skala nasional, namun juga internasional.
“Kita di sini akan mengembangkan potensi siswa sesuai bakat dan minat,” pungkasnya.
Editor : Prihadi Zoldic