LombokPost- Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyambut implementasi Kurikulum Nasional terbaru, MAN Lombok Barat menggelar Workshop Program Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) bagi para guru.
Workshop bertema Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta ini digelar di Aula RM Sukma Rasa, Labuapi, Sabtu lalu (5/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MAN Lombok Barat dalam membekali guru dengan pendekatan pembelajaran inovatif dan menyenangkan yang sesuai dengan tantangan era digital.
Dengan pendekatan deep learning, para guru diarahkan untuk memahami pembelajaran berbasis mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning secara utuh.
“Kegiatan ini adalah langkah strategis MAN Lombok Barat dalam menyambut Kurikulum Nasional dan Kurikulum Cinta yang mengedepankan pembelajaran bermakna, menyenangkan, dan inovatif,” kata Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi.
Acara ini dibuka oleh Kepala Kemenag Lombok Barat H Haryadi Iskandar, yang juga menjadi narasumber utama. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembelajaran menyenangkan dan inovatif sebagai dasar untuk menumbuhkan kreativitas serta membentuk karakter siswa.
“Kami dorong madrasah, termasuk MAN Lombok Barat, untuk mengoptimalkan laboratorium sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual,” ujarnya.
Haryadi juga mengingatkan bahwa pembelajaran yang berbasis deep learning harus menyentuh sisi kognitif, afektif, dan spiritual siswa.
Hal ini menjadi bekal penting dalam penguatan karakter dan kecintaan terhadap ilmu.
Workshop diikuti seluruh guru MAN Lombok Barat dengan antusiasme tinggi. Mereka mendapatkan materi langsung dari para pakar pendidikan seperti Dr Syamsul Hadi dari LPMP NTB, Dr Asrin, M.Pd dari FKIP Unram, dan Dr Abdul Hamid selaku pengawas madrasah.
Materi tentang pembelajaran inovatif dan menyenangkan ini dianggap sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menyampaikan pembelajaran dengan pendekatan yang humanis dan berbasis cinta.
Dengan kegiatan ini, MAN Lombok Barat berharap seluruh tenaga pendidik dapat menerapkan pembelajaran inovatif, menyenangkan, dan penuh makna dalam proses belajar mengajar. Serta mampu menjadi pelopor dalam transformasi pendidikan madrasah.
Editor : Pujo Nugroho