Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMKN 3 Mataram Kuatkan TEFA Otomotif Lewat Kunjungan ke SMK Singaraja

Ali Rojai • Minggu, 6 Juli 2025 | 18:57 WIB
Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris (pakai capuq) saat berkunjung ke SMKN 3 Singaraja, Bali, Sabtu lalu (5/7).
Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris (pakai capuq) saat berkunjung ke SMKN 3 Singaraja, Bali, Sabtu lalu (5/7).

LombokPost- Dalam upaya memperkuat program Teaching Factory (TEFA) Otomotif, SMKN 3 Mataram (Smekti) melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 3 Singaraja, Bali. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung transformasi bengkel konversi kendaraan BBM ke motor listrik, sejalan dengan program Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB.

Kunjungan dipimpin langsung Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris.Ia disambut hangat oleh Kepala SMK Negeri 3 Singaraja Nyoman Nilon bersama jajaran pimpinan, guru otomotif, dan kepala bengkel.

Fokus pembahasan dalam pertemuan ini adalah pengembangan TEFA Otomotif, terutama di bidang Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dan Teknik Sepeda Motor (TSM).

“Meski SMK Singaraja belum konversi penuh, mereka sudah punya pengalaman luar biasa dalam bengkel konversi motor listrik. Ini sangat penting untuk akselerasi TEFA Otomotif di SMKN 3 Mataram,” kata Sulman.

Ia menegaskan, kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan Brida NTB. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat jaringan antar-SMK.

Tetapi juga memberikan pemahaman teknis lebih dalam tentang perawatan, perbaikan, hingga modifikasi kendaraan.

bengkelBaca Juga: Bengkel Konversi Kendaraan Listrik SMKN 3 Mataram Dilirik Lembaga Pendidikan Asal Australia

Selain itu, kunjungan ini menjadi momen penting untuk merancang strategi jangka panjang peningkatan kualitas bengkel konversi motor listrik di bawah pengelolaan TEFA SMKN 3 Mataram.

Sulman menuturkan, SMKN 3 Mataram tengah melengkapi dokumen untuk menuju status Bengkel Konversi Grade A.

"Kita optimalkan TEFA Otomotif agar mampu menjawab kebutuhan industri, sekaligus meningkatkan kompetensi siswa secara langsung," ujarnya.

Sebagai sekolah dengan status BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), SMKN 3 Mataram menargetkan pengembangan TEFA menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan di tahun ajaran 2025/2026.

Langkah konkret lainnya adalah program magang guru ke industri dan SMK mitra, yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat.

Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris (tengah) saat melihat bengkel konversi di SMK  Singaraja, Bali, Sabtu lalu (5/7).
Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris (tengah) saat melihat bengkel konversi di SMK Singaraja, Bali, Sabtu lalu (5/7).

Dengan kolaborasi antar-SMK dan dukungan dari Brida NTB, SMKN 3 Mataram optimis menjadi pionir dalam pengembangan TEFA Otomotif konversi listrik di NTB.

Sekaligus mencetak lulusan siap industri.

Editor : Siti Aeny Maryam
#SMKN 3 Mataram #otomotif #Teaching Factory #Bengkel Konversi #smkn 3 singaraja #motor listrik