Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Keren, UBG Raih Hibah Prototipe Terbanyak Lingkup Bali dan NTB

Kimda Farida • Senin, 14 Juli 2025 | 09:48 WIB
Dr. Dyah Susilowati
Dr. Dyah Susilowati

LombokPost--Universitas Bumigora kembali menorehkan pencapaian prestisius.

Kali ini dalam bidang Program Pengembangan Prototipe tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

Di program itu,  Universitas Bumigora berhasil meraih dua dana hibah, menjadikannya perguruan tinggi peraih hibah prototipe terbanyak di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII (Bali dan NTB).

Rektor Universitas Bumigora, Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D, mengatakan sangat berbangga atas pencapaian prestisius ini. 

Baginya hal ini juga turut menegaskan komitmen dan kualitas riset terapan yang dihasilkan oleh para dosen dan peneliti di Universitas Bumigora.

“Status sebagai peraih hibah prototipe terbanyak di LLDIKTI VIII adalah sebuah kehormatan dan bukti bahwa ekosistem riset serta inovasi di Universitas Bumigora terus tumbuh subur dan produktif,” terangnya (12/7).

Dijelaskan, ada dua judul yang berhasil mendapatkan pendanaan dalam program hibah ini.

Keduanya berfokus pada solusi digital yang relevan yakni, pengembangan aplikasi mobile untuk digitalisasi dan pelestarian naskah lontar kuno Suku Sasak.

Dimplementasi Teknologi Augmented Reality (AR) untuk Media Pembelajaran Interaktif.

Keberhasilan ini, lanjut Rektor Anthony khususnya pada dua tema tersebut telah sejalan dengan visi UBG yakni memanfaatkan teknologi terdepan untuk melestarikan kearifan lokal dan memajukan pendidikan di Nusa Tenggara Barat,

Sementara itu, ketua tim peneliti untuk proyek Augmented Reality, Dr. Dyah Susilowati, mengungkapkan bahwa Pendidikan di era digital menuntut pendekatan yang lebih dinamis.

Dirinya berterima kasih atas kesempatan dari Kemendiktisaintek untuk mewujudkan gagasan ini.

Melalui media belajar Augmented Reality, halaman buku atau ruang kelas yang tadinya statis dapat diubah menjadi laboratorium interaktif.

Dia mencontohkan, dalam pembelajaran bangun ruang geometri tiga dimensi seperti kubus dan kerucut, melalui AR ini siswa bisa memproyeksikan bentuk dan struktur bangun ruang tersebut langsung diatas meja belajarnya di kelas.

“Ini bukan hanya tentang membuat belajar menjadi menyenangkan, tapi tentang memperdalam pemahaman dan memicu rasa ingin tahu siswa secara fundamental,” jelasnya.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bumigora, Hairani, M.Eng, turut menyatakan kesiapannya dalam pelibatan aktif mahasiswa dalam pengembangan program yang dimaksud.

Tujuannya, agar memberikan mereka pengalaman nyata untuk menciptakan solusi yang relevan dan berkontribusi langsung kepada masyarakat.

"Dana hibah ini akan kami manfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan prototipe yang siap dihilirisasi. Sejalan dengan semangat kampus bedampak,” pungkas kandidat studi doktoral ini. (adv)

Editor : Kimda Farida
#Universitas Bumigora