LombokPost- Untuk mengoptimalkan penempatan jurusan dan arah pendidikan siswa, MAN 3 Mataram menggelar psikotes bakat dan minat bagi siswa baru tahun ajaran 2025/2026.
Tes ini dilakukan sebelum pelaksanaan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) dan menjadi bagian penting dari tahapan penerimaan peserta didik baru.
“Psikotes siswa baru MAN 3 Mataram ini kami lakukan untuk memetakan bakat dan minat siswa, serta kemampuan kognitif seperti IQ. Hasilnya akan menjadi instrumen dalam penentuan jurusan di kelas XI,” terang Kepala MAN 3 Mataram Lalu Mufti Sadri, Sabtu lalu (19/7).
Pelaksanaan psikotes MAN 3 Mataram dilakukan sebelum Matsama dan melibatkan para orang tua siswa. Tujuannya agar mereka dapat memahami potensi anak-anaknya sejak dini.
Sadri menuturkan, hasil psikotes akan membantu madrasah dan orang tua dalam menyusun strategi pendidikan anak ke depan, termasuk pilihan jurusan saat kuliah.
“Pada kelas X memang belum memilih jurusan. Tapi dari hasil psikotes bakat dan minat siswa MAN 3 Mataram, akan terlihat arah minat mereka,” ujar Sadri.
Ia menambahkan, para siswa baru datang dari berbagai latar belakang, tidak hanya dari Kota Mataram, tapi juga dari kabupaten lain di NTB.
“Mayoritas lulusan madrasah, hanya beberapa dari SMP,” tutur Sadri.
Ia menambahkan, dalam rangkaian kegiatan Matsama, MAN 3 Mataram juga menggelar bursa ekstrakurikuler agar siswa bisa memilih kegiatan sesuai bakat dan minat.
Sadri menyebutkan, banyak orang tua yang aktif bertanya soal perilaku anak dan meminta saran pengembangan kepribadian.
“Kami libatkan orang tua agar ada komunikasi dua arah. Tidak hanya soal nilai, tapi juga perkembangan psikologis dan minat anak,” kata Sadri.
Ketua Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) MAN 3 Mataram Hidayatus Saadah menyebutkan, tahun ini pihaknya hanya menerima 34 siswa baru, terbagi dalam dua rombongan belajar.
“Ruang kelas kami masih terbatas. Ukurannya kecil, jadi tidak bisa menampung lebih banyak,” jelasnya.
Meski begitu, animo masyarakat terhadap MAN 3 Mataram terus meningkat. Banyak orang tua yang antusias menyekolahkan anak mereka di madrasah berbasis keagamaan dan akademik ini.
Ia berharap ada penambahan ruang kelas baru agar bisa menerima lebih banyak siswa di tahun mendatang.
“Hasil psikotes bakat dan minat MAN 3 Mataram ini sangat membantu sebagai acuan orang tua. Mereka jadi tahu bagaimana mengarahkan anak tanpa memaksakan kehendak,” pungkas Saadah.
Editor : Siti Aeny Maryam