LombokPost- Dunia pendidikan kembali diwarnai inovasi inspiratif dari guru SD. Kali ini datang dari SDN 8 Mataram, di mana seorang guru kreatif, Elisa Fatmawati, menciptakan media refleksi belajar siswa yang dikenal dengan nama Direksi atau Dinding Refleksi.
Media Direksi dikembangkan sebagai solusi atas minimnya aktivitas refleksi dalam pembelajaran harian siswa.
Padahal, refleksi penting untuk memantau perkembangan dan kebutuhan belajar murid. Dengan media Direksi, siswa bisa menyampaikan pemahaman, kesulitan, dan perasaannya secara mandiri lewat papan, emotikon, serta kartu refleksi yang tersedia di kelas.
“Biasanya kegiatan refleksi sering terlewat karena waktu yang terbatas. Direksi hadir jadi solusi praktis,” terang Elisa, guru kelas 5 SDN 8 Mataram sekaligus penggagas media pembelajaran inovatif ini.
Penggunaan Direksi bukan hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap materi, tapi juga mempermudah guru merancang pembelajaran berdiferensiasi.
Inovasi sederhana ini justru mampu menciptakan perubahan besar di kelas. Tak heran, saat disosialisasikan lewat webinar nasional bertajuk Festival Kurikulum Merdeka 7, antusiasme guru dari seluruh Indonesia sangat tinggi.
Dampak positif media Direksi terhadap motivasi belajar, keaktifan siswa, dan efektivitas pembelajaran membuat inovasi ini diharapkan bisa diadopsi lebih luas. Tidak hanya terbatas di SDN 8 Mataram, tetapi juga ke berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia.
“Refleksi itu kunci untuk memahami siswa. Dengan Direksi, guru dan murid sama-sama tumbuh,” tutur Elisa.
Firman Rizkiana, guru mitra dari Jakarta Timur yang sudah menerapkan media DIREKSI di kelasnya mengaku, lebih lebih mudah mengetahui capaian belajar murid dan kesulitan mereka.
“Ini membantu saya membuat strategi pembelajaran yang lebih tepat,” ungkapnya.
Tak hanya di sekolah asalnya, media Direksi kini sudah diterapkan di berbagai sekolah mitra di luar Mataram dan bahkan menyebar hingga nasional. Video penjelasannya telah viral, dengan lebih dari 2,2 juta tayangan di TikTok dan 1,2 juta di Instagram Reels.
Dengan kehadiran media Direksi, guru tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang reflektif. Tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Inovasi guru SD ini adalah bukti bahwa ide sederhana bisa membawa perubahan besar. Kini saatnya sekolah lain mulai melirik dan menerapkan media pembelajaran Direksi demi kemajuan pendidikan Indonesia.
Editor : Siti Aeny Maryam