LombokPost- Bantuan terus mengalir bagi para guru dan siswa yang terdampak banjir di Kota Mataram. Kali ini, giliran PGRI Lombok Timur (Lotim) yang menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan donasi sebesar Rp 127 juta.
Dana tersebut diserahkan melalui PGRI NTB untuk selanjutnya disalurkan langsung kepada para korban banjir, baik siswa maupun guru.
Ketua PGRI NTB Yusuf mengatakan, total donasi banjir Mataram yang terkumpul sejauh ini telah mencapai Rp 137 juta.
“Kemarin bantuan dari PGRI Lotim datang Rp 127 juta. Ini bentuk kepedulian luar biasa,” ujar Yusuf.
Menurutnya, pengumpulan donasi akan ditutup pada pekan depan. Setelah itu, bantuan akan langsung dibawa ke Pemkot Mataram untuk proses penyaluran.
Donasi untuk korban banjir ini rencananya akan diberikan dalam bentuk bantuan langsung kepada para guru dan siswa terdampak banjir.
“Bentuk bantuannya akan kita rapatkan. Karena mayoritas dalam bentuk uang, bukan barang,” jelas Yusuf.
Wakil Ketua PGRI NTB Lalu Kaharudin menegaskan, pentingnya pemerataan bantuan. Ia berharap tidak ada satu pun guru terdampak banjir maupun siswa terdampak banjir yang terlewat.
“Misalnya di SMPN 16 Mataram, semua guru dan siswa yang terdampak banjir harus dapat bantuan,” tegas Kaharudin.
Ia pun mengapresiasi langkah cepat dan nyata dari PGRI Lotim yang telah menyalurkan donasi besar.Menurutnya, tidak semua organisasi profesi guru memiliki inisiatif untuk ikut berkontribusi membantu para korban banjir.
“PGRI Lotim menunjukkan kepedulian luar biasa. Ini bentuk solidaritas yang patut diteladani,” kata Kaharudin.
Selain dalam bentuk uang, donasi banjir Mataram yang masuk ke posko PGRI NTB juga mencakup pakaian layak pakai hingga perlengkapan belajar.
Semua bantuan akan dikelola dengan transparan dan disalurkan tepat sasaran demi memastikan para siswa dan guru yang terdampak bisa segera pulih dan kembali beraktivitas.
Editor : Siti Aeny Maryam