Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Siswa Bandel SMPN 17 Mataram Jadi Petugas Upacara, Rambut Panjang Dicukur

Ali Rojai • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 08:14 WIB
Sejumlah siswa bandel SMPN 17 Mataram dipotong rambutnya oleh guru di sekolah setempat, Jumat (1/8).
Sejumlah siswa bandel SMPN 17 Mataram dipotong rambutnya oleh guru di sekolah setempat, Jumat (1/8).

LombokPost- Langkah unik dilakukan SMPN 17 Mataram dalam menegakkan disiplin. Sejumlah siswa SMPN 17 Mataram yang kedapatan melanggar aturan kerapian rambut diberi sanksi yang tak biasa.

Dicukur gratis di sekolah dan langsung ditunjuk menjadi petugas upacara.Kepala SMPN 17 Mataram Hartati Panca Mardikawati mengatakan, tindakan ini sebagai upaya membangun tanggung jawab dan disiplin siswa.

“Rambut siswa kita cukur agar rapi, dan mereka langsung kami tunjuk sebagai petugas upacara Senin depan,” ujar Hartati, Jumat (1/8).

Para siswa SMPN 17 Mataram yang selama ini dikenal berambut panjang awalnya sudah diingatkan untuk memotong rambut. Karena tak kunjung dilakukan, maka guru langsung mencukur rambut siswa di sekolah secara rapi dan hati-hati.

“Ini bukan sekadar soal rambut, tapi pembinaan karakter. Dengan jadi petugas upacara mereka akan belajar pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama,” lanjut Hartati.

Sanksi mendidik ini diharapkan bisa memberikan efek jera dan mendorong siswa untuk lebih taat pada tata tertib sekolah, khususnya dalam hal penampilan.

Waka Humas SMPN 17 Mataram H Saipudin Zohri menambahkan, potong rambut kepada sejumlah siswa dilakukan secara gratis oleh guru.

“Mereka (siswa) bukan bandel, mungkin tidak ada uang untuk potong rambut,” ujar Saipudin.

Guru yang mencukur rambut siswa sudah memiliki keterampilan dalam hal memotong rambut. Bahkan kemampuannya dalam memotong rambut tidak diragukan.

Ia menegaskan, anak-anak ini sebenarnya tidak pernah bolos dan tetap rajin sekolah.

“Mereka hanya terlambat potong rambut. Jadi guru kami bantu cukur dengan baik,” tutur Saipudin.

Dengan pendekatan edukatif seperti ini, pihak sekolah berharap tidak ada lagi siswa SMPN 17 Mataram yang berambut panjang dan melanggar aturan kerapian.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Guru #kedisiplinan #SMPN 17 Mataram #potong rambut #tanggung jawab #petugas upacara #kerapian