LombokPost- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMKN 3 Mataram. Tim Mobile Robotics SMKN 3 Mataram sukses meraih medali emas dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2025.
Kompetisi ini digelar pada 28 hingga 30 Juli di Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok.
Dua siswa andalan SMKN 3 Mataram Muhammad Nurdiyatman dan Suhendra G. Felandika P tampil gemilang dalam cabang Mobile Robotics, menyisihkan peserta dari seluruh Indonesia.
“Ini capaian luar biasa. Tahun lalu kami meraih perunggu, sekarang emas. Artinya progres luar biasa,” kata Ketua Kontingen LKS SMK NTB Yayan Heryana yang juga mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB.
Ia menyebutkan, raihan medali emas oleh SMKN 3 Mataram ini adalah hasil dari persiapan matang, bimbingan intensif, dan semangat juang siswa yang tinggi.
“Semua peserta dari NTB juga kami apresiasi. Banyak yang meraih medali of excellent,” imbuh Sulman.
Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris menyampaikan rasa syukur dan bangganya. Menurutnya, prestasi LKS Nasional 2025 ini adalah hasil dari kerja keras guru, siswa, dan seluruh pihak yang mendukung.
“Medali emas ini bukan akhir, tapi awal untuk terus berkembang. Ini jadi motivasi untuk siswa lain agar terus berinovasi,” ujar Sulman.
Ia menambahkan, SMKN 3 Mataram siap tampil di kancah internasional lewat WorldSkills Competition tahun depan.
Salah satu kunci sukses adalah peran guru pembimbing, yakni Syaifur Rahman dan Rahul Kurniawan, yang tak kenal lelah membina siswa hingga ketingkat nasional.
“Mobile Robotics SMKN 3 Mataram sudah terbukti mampu bersaing di level nasional. Kami optimistis bisa mengharumkan nama Indonesia di ajang global,” tandas Sulman.
Kemenangan ini sekaligus mempertegas posisi SMKN 3 Mataram sebagai salah satu sekolah vokasi unggulan di Indonesia.
Mereka tak hanya jago teori, tapi juga mampu menunjukkan kompetensi nyata di lapangan.
Editor : Siti Aeny Maryam