LombokPost- Empat pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Organisasi Siswa Intra Madrasah (Orsima) MAN 2 Mataram resmi mendapatkan nomor urut dalam pengundian yang digelar di aula madrasah, Senin (11/8).
Acara ini menjadi langkah awal menuju pemilihan capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram yang akan berlangsung pekan depan.
Masing-masing capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram hadir didampingi tim suksesnya.Waka Kesiswaan MAN 2 Mataram Hj Meci Karimah Kasipahu menegaskan, pemilihan ini adalah ajang pembelajaran demokrasi bagi siswa.
“Semua paslon harus mengikuti setiap tahapan dengan sportif dan menjaga kondusivitas,” ujar Meci.
Hasil pengundian nomor urut capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram adalah nomor urut 1 Muhammad Fahri Pammula dan Ahsha Razana Putri, nomor urut 2 Alya Aurelia dan Danish Fadhlan Harharah.
Nomor urut 3 Muhammad Jihad Juliansyah dan Tifani Fitri Amalia, dan nomor urut 4 Fakhrian Maulana Muslim dan Aulya Nadhira Ningrum.
Usai pengundian, seluruh capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram akan memasuki masa kampanye.
Mereka akan memaparkan visi, misi, dan program kerja di hadapan seluruh siswa sebelum pencoblosan yang dijadwalkan pekan depan.
Sebelumnya, para calon telah melalui seleksi ketat, meliputi tes potensi akademik, tes keagamaan, wawancara, hingga pengumpulan surat dukungan dari wali kelas dan pembina ekstrakurikuler.
“Tahapan seleksi capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram cukup panjang,” kata Meci.
Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki menegaskan, bahwa pemilihan capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Ini momentum penting bagi siswa untuk belajar berdemokrasi secara langsung,” ujar Syauki.
Melalui rangkaian pengundian nomor urut capres-cawapres Orsima MAN 2 Mataram hingga pencoblosan siswa diajarkan memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Menilai visi-misi calon, menghormati perbedaan pilihan, dan menerima hasil dengan lapang dada.
“Semua ini membentuk karakter mereka sebagai generasi penerus bangsa yang demokratis dan berintegritas,” tutup Syauki.
Editor : Siti Aeny Maryam