Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rumah Literasi KKN UNRAM Bangkitkan Minat Baca Anak Desa Montong Are

Kimda Farida • Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:53 WIB
Mahasiswa KKN UNRAM membacakan cerita di Rumah Literasi Montong Are, Lombok Barat, sambil mengenalkan permainan tradisional untuk memikat minat baca anak desa.
Mahasiswa KKN UNRAM membacakan cerita di Rumah Literasi Montong Are, Lombok Barat, sambil mengenalkan permainan tradisional untuk memikat minat baca anak desa.

LombokPost--Indonesia tengah menghadapi krisis literasi serius. Data UNESCO mencatat minat baca masyarakat hanya 0,001 persen, yang berarti dari 1.000 orang, hanya satu yang rutin membaca buku.

Kondisi ini semakin terasa di wilayah pedesaan, di mana akses terhadap buku dan fasilitas membaca masih terbatas.

Menjawab tantangan tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional RI melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Perpusnas.

Mahasiswa KKN didorong menjadi agen perubahan literasi di desa-desa yang minim akses bacaan.

Baca Juga: KKN UNRAM 2025 dan Dinas Pertanian Lombok Barat Dorong Petani Kakao Terapkan Budidaya Modern di Desa Lembah Sempaga

Salah satunya terlihat di Desa Montong Are, Lombok Barat, di mana mahasiswa KKN UNRAM mendirikan Rumah Literasi Montong Are.

Fasilitas ini menjadi ruang belajar ramah anak hingga dewasa, dilengkapi rak-rak buku dari Perpustakaan Nasional.

Di Rumah Literasi, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan seperti membaca nyaring, lomba bercerita, kelas menulis kreatif, dan sesi membacakan cerita bagi yang belum bisa membaca.

Untuk menarik minat lebih banyak anak, mahasiswa KKN juga menggabungkan literasi dengan permainan tradisional seperti enggrang, bakiak, dan congklak, yang mengajarkan kerja sama, keterampilan motorik, dan rasa kebersamaan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Unram Ajar Kader Posyandu Desa Paok Motong Buat Jamu Tradisional

Tak hanya terpusat di satu lokasi, mahasiswa KKN UNRAM mengoperasikan Perpustakaan Keliling yang menjangkau seluruh 12 dusun di Desa Montong Are.

Mereka membawa ratusan buku ke berbagai titik, mengajak anak membaca langsung di lokasi, dan memberi pendampingan khusus bagi yang kesulitan mengenal huruf.

“Kami ingin literasi tidak hanya dipahami sebagai membaca buku, tetapi juga mengenali budaya dan membangun karakter,” ujar salah satu mahasiswa KKN UNRAM.

Program ini mulai mengubah kebiasaan anak desa.

Buku kini menjadi bagian dari waktu bermain, dan orang tua mulai membiasakan membaca bersama anak.

Inisiatif Rumah Literasi dan Perpustakaan Keliling diharapkan menjadi inspirasi desa-desa lain untuk memerangi rendahnya minat baca di Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.

Editor : Kimda Farida
#KKN Unram 2025