LombokPost- Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) kembali mencetak sejarah dengan menggelar Wisuda Sarjana S1 ke-77. Sebanyak 264 lulusan resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung di Ballroom Selaparang Hotel Lombok Raya, Sabtu lalu (23/8).
Wisuda Unizar ke-77 ini melibatkan enam fakultas, yaitu Fakultas Teknik (32 lulusan), Ekonomi dan Bisnis (37), Pertanian (19), Hukum (62), MIPA (15), serta Fakultas Kedokteran (99). Dari total lulusan, 106 di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude.
Momentum wisuda Unizar ini juga menjadi ajang penghargaan bagi mahasiswa terbaik yang mendapat apresiasi dari mitra perbankan. Diantaranya Bank Mandiri, BNI, Bank BSI, Bank Mandiri Taspen, Bank BPR Warga Adi Mulya, hingga Bank Dinar.
Acara wisuda Unizar dibuka melalui rapat senat terbuka oleh Ketua Senat Akademik Dr. H. Sahar.
Hadir pula tokoh penting seperti Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Sekda Kota Mataram, serta jajaran pimpinan Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar.
Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru.
“Gelar ini adalah pengakuan kompetensi, tapi juga amanah untuk mengabdi kepada masyarakat dan bangsa. Ilmu yang diperoleh di Unizar harus terus diamalkan,” ujarnya.
Selain itu, Rektor memaparkan capaian Unizar mulai dari peningkatan kualitas kurikulum, kerja sama internasional dengan perguruan tinggi di Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, hingga Korea (Dongseo University), serta prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.
Wisuda Unizar ke-77 juga menjadi momen refleksi. Perwakilan wisudawan dari Fakultas Kedokteran, Baiq Shareny Aprina Putri, yang meraih IPK 4.00, menyampaikan rasa syukur dan haru.
“Gelar ini adalah amanah yang harus kami pertanggungjawabkan dengan mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar, Dr. Ir. H. Nanang Samodra, mengingatkan agar lulusan Unizar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
“Gelar sarjana ini harus dijalani dengan integritas, kerja keras, dan daya juang tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, turut memberi apresiasi dan motivasi kepada lulusan Unizar.
“Gelar sarjana ini bukan garis finis, melainkan awal perjalanan untuk terus belajar dan mengabdi,” ucapnya.
Editor : Siti Aeny Maryam