LombokPost- Ni Putu Felizia Kimberley Vrybawa, murid kelas II SDN 3 Ampenan berhasil meraih predikat Penyaji Terbaik dalam peragaan busana adat Suku Sasak pada ajang Festival Budaya Pelajar Kota Mataram.
Lomba yang diadakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram pekan lalu ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Mataram untuk mengenalkan dan melestarikan budaya lokal, khususnya kepada generasi muda.
Festival Budaya Pelajar ini menjadi sarana mengenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal kepada generasi muda.
Para peserta ditantang menampilkan busana adat Sasak dengan penilaian meliputi keindahan, ekspresi, hingga kesesuaian dengan tema budaya.
Felizia berhasil memukau dewan juri dengan penampilan penuh percaya diri. Busana adat Sasak yang ia kenakan tampak serasi dengan gerak-gerik serta ekspresi wajahnya. Membuatnya layak dinobatkan sebagai yang terbaik.
Kepala SDN 3 Ampenan Hj Baiq Ratna Wahyuningsih mengatakan, prestasi Felizia tidak lepas dari pengalaman tampil di berbagai lomba fashion show.
“Anaknya cukup lincah dan percaya diri, sehingga penampilannya di Festival Budaya Pelajar sangat menonjol,” ujar Ratna.
Ia berharap capaian Penyaji Terbaik busana adat Sasak ini menjadi motivasi bagi siswa lain agar semakin mencintai tradisi lokal.
Menurutnya, sekolah yang dipimpinnya memang terus berupaya mengenalkan budaya Sasak dalam kegiatan sehari-hari.
“Pada peringatan Maulid Nabi, guru membawa dulang penamat, murid pun bisa ikut. Di hari-hari besar nasional, kami minta murid mengenakan pakaian adat Sasak,” jelas Ratna.
Prestasi Felizia yang meraih Penyaji Terbaik busana adat Sasak ini sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda Mataram siap melestarikan budaya lokal dengan bangga dan percaya diri.
Editor : Siti Aeny Maryam