LombokPost--Fakultas Kedokteran Universitas Bumigora (UBG) sukses melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 bertajuk Bumigora Muda Siap Berdampak.
Kegiatan PKKMB perdana bagi FK-UBG ini berlangsung selama dua hari kemarin, antara tanggal (9-10) September 2025, diikuti sangat antusias oleh angkatan pertama fakultas yang baru berdiri tahun ini.
Rektor UBG, Prof Anthony anggrawan menegaskan bahwa fakultas kedokteran di Kampus UBG ini, menyelenggarakan program studi kedokteran untuk yang pertama kalinya mulai tahun ini.
Kegiatan PKKMB ini diharapkan olehnya dapat menjadi bekal mahasiswa baru untuk mengenali sekaligus beradaptasi dengan sistem perkuliahan dan kehidupan keseharian akademik kampus.
“Tentunya bukan hanya sebatas pengenalan, tatanan karakter dan nilai, serta prinsip dan kode etik mahasiswa kedokteran juga turut kami ajarkan,” jelasnya, Selasa (9/9).
Berbeda dengan orientasi akademik pada umumnya, melalui PKKMB ini Mahasiswa baru FK-UBG justru dihadapkan pada adaptasi pembelajaran yang akan digeluti mahasiswa ketika sudah aktif dalam pembelajaran nantinya.
Selain uraian visi dan misi, ada juga materi sosialisasi tentang sistem akademik, pengembangan karakter, dan kompetisi kemahasiswaan.
Bahkan, informasi mengenai fasilitas penunjang pembelajaran, termasuk laboratorium dengan berbagai alat praktikum yang telah tersedia juga turut disosialisasikan.
“Kami ingin mahasiswa ini (FK-UBG) bisa dicetak menjadi dokter yang tidak hanya mampu bekerja secara profesional, tapi juga memiliki keunggulan empati (etik) dan integritas yang kuat sebagai dokter,” pungkas Rektor Anthony.
Sementara itu, dr I Dewa Agung Gede Agastya Janardana, salah satu dokter spesialis patologi klinik yang turut menjadi dosen pengajar di fakultas kedokteran ini, mengungkapkan bahwa besarnya antusiasme mahasiswa baru dalam mengikuti kegiatan PKKMB ini.
Dikarenakan masih baru, jadi banyak hal yang mesti disampaikan kepada mahasiswa.
Baca Juga: Gadis Cantik Thailand Ini Pilih Kuliah di Universitas Hamzanwadi, Alasannya Bikin Bangga
Mulai dari proses berdirinya fakultas ini sampai kemudian dapat menghadirkan mahsiswa yang jumlahnya lumayan banyak.
“Meski tantangan masa depan mereka sebagai dokter terbilang berat. Kami para dosen akan senantiasa membentuk dan membina mahasiswa agar menjadi dokter yang berkompeten,” kata dr.Gungde Agastya, sapaannya.
Muhamamad Haafizh, salah satu mahasiswa asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengakui mendapatkan pengalaman yang cukup berkesan selama mengikuti kegiatan PKKMB ini.
Baginya, keberhasilannya terpilih menjadi salah satu mahasiswa perintis bagi berdirinya program studi kedokteran di Universitas Bumigora Mataram adalah suatu hal yang membanggakan dan cukup prestisius.
Karena didorong bersama tekadnya yang kuat, pelajar lulusan MA Darul Istiqamah Banjarmasin ini, berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari civitas akademika kampus UBG mataram hingga ia lulus manjadi dokter nantinya.
“Menjadi Dokter adalah cita-cita saya sejak kecil. Dan saya bertekad mewujudkannya melalui kampus UBG ini,” tutup Haafizh, sapaanya.
Editor : Kimda Farida