LombokPost- Puluhan jabatan kepala sekolah lowong di Kota Mataram segera terisi.Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram memastikan proses pengisian kepala sekolah (kasek) lowong dipercepat setelah mendapat persetujuan Pemkot Mataram.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf mengatakan, saat ini pengisian kasek lowong dilakukan melalui aplikasi resmi yang dirancang Direktorat Jenderal Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan.
“Untuk mengusulkan Plt (pelaksana tugas) kepala sekolah saja sekarang lewat aplikasi itu,” ujarnya kepada Lombok Post, Rabu lalu (11/9).
Ia menjelaskan, nama-nama calon pengisi kasek lowong sudah diusulkan ke Sekda Kota Mataram untuk dibahas bersama tim. Jika tidak ada kendala, kepala sekolah lowong bisa langsung dilantik.
“Kalau tidak ada masalah, tinggal dilantik,” tegas Yusuf.
Menurutnya, aplikasi pengisian kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sudah diisi sesuai kondisi riil.Guru yang memiliki sertifikat guru penggerak lebih berpeluang menjadi Plt kepala sekolah. Namun, guru yang belum memiliki sertifikat tetap bisa diusulkan.
Yusuf menambahkan, sesuai arahan Direktorat Jenderal Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, kepala sekolah lowong bisa dilantik terlebih dahulu sebelum mengikuti seleksi calon kepala sekolah (CKS).
Saat ini, diklat CKS waktunya lebih singkat, hanya 15 hari dibandingkan sebelumnya yang mencapai tiga bulan.
Disdik Kota Mataram berencana menggelar diklat CKS secara mandiri karena kuota dari pusat hanya tiga orang.
“Mau tidak mau kita anggarkan sendiri agar lebih banyak guru yang bisa ikut diklat CKS. Jadi, kita lantik dulu kepala sekolahnya, baru ikut diklat CKS,” jelasnya.
Rencananya, pelantikan kepala sekolah lowong di Kota Mataram akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Paling lambat satu bulan lagi pelantikan kepala sekolah ini bisa dilaksanakan,” tutup Yusuf.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post