Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PGRI NTB Tekankan Solidaritas, Semua Pengurus Peduli Korban Banjir di Mataram

Ali Rojai • Minggu, 14 September 2025 | 19:33 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi NTB menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun cabang memiliki kepedulian yang sama terhadap musibah banjir yang melanda Kota Mataram pada awal Juli lalu.

Banjir tersebut tidak hanya merusak fasilitas sekolah, tetapi juga berdampak pada rumah-rumah siswa di sekitar aliran sungai. Kondisi ini menjadi perhatian bersama seluruh keluarga besar PGRI di NTB.

Ketua PGRI NTB Yusuf mengatakan, semangat solidaritas telah diwujudkan oleh berbagai cabang, termasuk PGRI Kota Mataram yang ikut serta membantu masyarakat terdampak.

“Kami melihat kepedulian nyata dari semua tingkatan pengurus. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong sebagai nilai dasar organisasi tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Yusuf, setiap pengurus cabang memiliki cara berbeda dalam menyalurkan kepedulian, baik melalui bantuan langsung maupun dukungan lain sesuai kemampuan masing-masing.

“Yang terpenting adalah kebersamaan kita sebagai organisasi guru untuk meringankan beban masyarakat, khususnya siswa dan sekolah yang terdampak,” tegasnya.

Yusuf berharap seluruh pengurus di setiap tingkatan terus menjaga kekompakan, saling melengkapi, dan memperkuat kerja sama.

Dengan demikian, PGRI dapat tampil sebagai organisasi guru yang solid, bermartabat, dan menjadi teladan dalam menghadapi setiap tantangan, termasuk saat bencana alam melanda.

Bendahara PGRI NTB Daliyem mengatakan, pengurus PGRI provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat cabang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap korban banjir di Mataram pada awal Juli lalu. Hanya saja cara penyaluran bantuan yang dilakukan berbeda-beda.

Menurutnya, perbedaan cara ini tidak mengurangi esensi kepedulian yang ada.

Ada pengurus yang memilih untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada korban di lapangan, sementara yang lain berkoordinasi dengan pihak terkait dan posko PGRI NTB.

Keluarga besar PGRI di NTB pada konferensi XXIII PGRI NTB, tahun lalu. PGRI NTB tekankan solidaritas, semua pengurus peduli korban banjir.
Keluarga besar PGRI di NTB pada konferensi XXIII PGRI NTB, tahun lalu. PGRI NTB tekankan solidaritas, semua pengurus peduli korban banjir.

“Yang pentng bantuan ini sampai kepada yang membutuhkan. PGRI selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah,” tutupnya.(*)

Editor : Pujo Nugroho
#PGRI NTB #perhatian bersama #PGRI Kota Mataram #Guru #kepedulian #Banjir Mataram #Gotong Royong