Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

STP dan Universitas 45 Mataram Dukung Agrowisata Sangkareang, Berikan Pelatihan Irigasi Tetes di Tetebatu Selatan

Ali Rojai • Selasa, 16 September 2025 | 05:00 WIB
Dosen STP dan Universitas 45 Mataram berikan pelatihan irigasi tetes untuk mengembangkan Agrowisata Sangkareang di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, belum lama ini.
Dosen STP dan Universitas 45 Mataram berikan pelatihan irigasi tetes untuk mengembangkan Agrowisata Sangkareang di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, belum lama ini.

LombokPost- Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur makin serius mengembangkan Agrowisata Sangkareang.

Sejumlah anggota Taruna Tani Sangkareang mengikuti pelatihan irigasi tetes yang digagas Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram bersama Universitas 45 Mataram.

Kegiatan ini menjadi wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengabdian masyarakat sekaligus mendukung pertanian terpadu berbasis wisata.

Pelatihan irigasi tetes dipusatkan di kawasan Agrowisata Sangkareang, melibatkan dosen, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan pendamping lapangan pertanian desa.

Murianto, dosen STP Mataram menjelaskan, pelatihan mencakup teori agrowisata berkelanjutan, instalasi sistem irigasi tetes, hingga praktik monitoring di lahan pertanian.

“Irigasi tetes tidak hanya efisien air, tapi juga meningkatkan hasil produksi hortikultura seperti tomat dan cabai,” ujarnya.

Ketua Taruna Tani Sangkareang Hizbulwatoni menambahkan, irigasi tetes membuka peluang lebih luas bagi petani.

“Bukan hanya panen, tetapi juga menjadi daya tarik wisata pertanian modern yang mendatangkan wisatawan,” katanya.

Senada, Hilman, tokoh pemuda tani Tetebatu Selatan menyebutkan, pelatihan ini mampu menciptakan usaha baru, wisata edukasi pertanian, homestay desa, produk olahan, hingga jasa pemandu lokal.

“Konsep agrowisata yang didukung irigasi tetes akan memperkuat ekonomi warga,” tegas Hilman.

Siti Zaenab, pihak Universitas 45 Mataram menegaskan, program ini bersifat berkelanjutan dengan pendampingan jangka panjang.

“Tujuan utama pelatihan adalah efisiensi penggunaan air, peningkatan produksi pertanian, dukungan wisata edukasi, dan pemberdayaan petani lokal,” jelasnya.

Dosen STP dan Universitas 45 Mataram melakukan sosialisasi dan FGD pemberdayaan masyarakat Agrowisata Sangkareang di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, belum lama ini.
Dosen STP dan Universitas 45 Mataram melakukan sosialisasi dan FGD pemberdayaan masyarakat Agrowisata Sangkareang di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, belum lama ini.

Dengan hadirnya pelatihan irigasi tetes di Agrowisata Sangkareang, masyarakat Desa Tetebatu Selatan diharapkan semakin mandiri dan siap mengelola agrowisata yang ramah lingkungan sekaligus berdaya saing.(*)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Irigasi tetes #Tetebatu #pelatihan #stp MATARAM #pengabdian masyarakat #agrowisata #Universitas 45 Mataram #Lombok Timur