LombokPost- Pekan Olahraga dan Seni Antar Guru (Porsenijar) PGRI Lombok Barat 2025 dibuka di GOR PB Sarana Kediri, Selasa (16/9).
Ajang bergengsi antar guru ini diikuti oleh 34 atlet dari 10 cabang PGRI se-Kabupaten Lombok Barat.
Dalam Porsenijar PGRI Lombok Barat 2025, para atlet bertanding pada lomba tenis meja, bulutangkis, catur, nyanyi solo, dan lomba media pembelajaran tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Dari rangkaian pertandingan tersebut, akan lahir delapan juara terbaik yang berhak mewakili Lombok Barat pada Porsenijar tingkat Provinsi NTB.
Ketua PGRI Kabupaten Lombok Barat H Akhmad Sujai menegaskan, Porsenijar PGRI Lombok Barat 2025 bukan hanya soal perebutan juara.
Melainkan juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, sekaligus mengembangkan potensi guru di bidang olahraga dan seni.
“Melalui Porsenijar ini kita ingin membangun kebersamaan, sportivitas, sekaligus menyiapkan atlet guru yang siap bersaing membawa nama baik Lombok Barat di tingkat provinsi, bahkan nasional,” ujarnya.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari seluruh pengurus cabang dan peserta.
Semangat persaudaraan berpadu dengan suasana kompetisi, menjadikan Porsenijar PGRI Lombok Barat 2025 sebagai momentum penting untuk memperkuat eksistensi PGRI di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, Porsenijar PGRI Lombok Barat 2025 menjadi bukti nyata komitmen PGRI dalam membangun ekosistem positif bagi guru.
Tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam mengembangkan bakat, minat, serta menjaga kesehatan jasmani para pendidik. (*)
Editor : Pujo Nugroho