LombokPost- Ikatan Guru Indonesia (IGI) Lombok Timur (Lotim) bersama Telkomsel Wilayah NTB menggelar seminar peningkatan kapasitas kepala sekolah.
Acara dengan tema kepemimpinan kolaboratif untuk mendukung pembelajaran mendalam ini digelar di Gedung Pertemuan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Kamis (18/9).
Seminar tersebut dihadiri ratusan kepala SMA, SMK, dan madrasah se-Lombok Timur. Hadir pula Ketua IGI NTB Nengah Istiqomah, Sekretaris IGI NTB Halil Subagiono, Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Timur H Saiful Islam, serta perwakilan Telkomsel NTB, Lugas Herlambang Prasojo dari Mobile Postpaid Consumer and Community Branch Mataram.
Ketua IGI Lombok Timur Nurhidayat menyambut baik kolaborasi dengan Telkomsel NTB dalam membangun pendidikan di Lombok Timur.
Menurutnya, peningkatan kapasitas kepala sekolah merupakan bagian dari upaya mencetak pemimpin pembelajaran yang inovatif dan mampu menjadi role model.
“Kepemimpinan membutuhkan teladan multi-dimensi. Inkuiri kolaboratif adalah upaya berbasis data untuk mendukung pembelajaran mendalam yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan,” ujar Nurhidayat.
Sementara itu, Ketua IGI NTB Nengah Istiqomah menegaskan, guru dan kepala sekolah dituntut semakin adaptif di era digital.
“Guru harus inovatif demi pendidikan Indonesia yang berkemajuan. Ini menjadi bekal utama seorang pemimpin pembelajaran,” tegas Istiqomah.
Pada sesi kedua, Telkomsel NTB memperkenalkan Skul.id sebagai platform digitalisasi sekolah. Produk ini dihadirkan untuk mendukung pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Sebagai bentuk komitmen, Telkomsel NTB bersama perwakilan kepala SMA, SMK, dan MA menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemanfaatan Skul.id.
Kolaborasi IGI Lombok Timur dan Telkomsel NTB diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas kepala sekolah di Lombok Timur.
Melalui peningkatan kapasitas berbasis teknologi, pendidikan di Lombok Timur diharapkan semakin maju dan relevan dengan tuntutan zaman. (*)
Editor : Redaksi Lombok Post