LombokPost- Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram kembali mendampingi petani jamur merang. Melalui program pengabdian masyarakat, dosen UNW Mataram fokus membantu Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jamur Merang Rumpun Bersama di Desa Perampuan, Lombok Barat (Lobar).
Program pendampingan petani jamur merang berlangsung Agustus hingga Desember 2025. Tim dosen UNW Mataram dipimpin Aisah Jamili, Hendrawati, Afe Dwiani, serta dua mahasiswa.
Program ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
KUB Jamur Merang Rumpun Bersama berdiri sejak 2023 dengan 10 anggota. Usaha budidaya jamur merang ini memanfaatkan limbah jerami di Dusun Kapitan, Desa Perampuan. Namun hingga kini, produksi jamur merang masih rendah.
Dari satu kumbung ukuran 4x6 meter, hasil panen hanya sekitar 20 kilogram dengan omzet Rp 1 juta. Padahal potensi produksi jamur merang bisa mencapai 100 kilogram.
“Sering kali jamur merang tidak tumbuh optimal karena pengomposan media, pasteurisasi, hingga perawatan kumbung belum sesuai SOP,” kata Aisah.
Melalui program ini, UNW Mataram memberikan pelatihan budidaya jamur merang sesuai SOP, pembuatan rumah jamur merang sesuai standar, hingga monitoring dan konsultasi.
Selain itu, solusi lain adalah penambahan kumbung agar produksi jamur merang berkelanjutan.
“Harapannya produktivitas jamur merang meningkat, sehingga petani bisa memperoleh pendapatan lebih besar dan sejahtera,” ujar Aisah.
Pendampingan UNW Mataram tidak hanya menyentuh aspek teknis budidaya jamur merang.
Nilai-nilai Islam juga ditekankan, seperti etika usaha, kejujuran transaksi, dan semangat gotong royong.
“Kami tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga membangun sistem pendampingan berkelanjutan agar petani jamur merang mandiri secara ekonomi,” tambah Aisah.
Ia berharap program ini menjadi model pengabdian yang bisa direplikasi di wilayah lain.
Dengan sinergi perguruan tinggi dan masyarakat, budidaya jamur merang di Lobar diharapkan berkembang pesat sebagai potensi lokal yang menjanjikan.
Editor : Siti Aeny Maryam