LombokPost- SDN 47 Mataram memiliki syarat khusus bagi siswanya yang ingin lulus.Setiap murid kelas VI wajib menuntaskan hafalan juz 30 sebelum dinyatakan tamat.
Program ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir dan menjadi ciri khas sekolah tersebut.
Kepala SDN 47 Mataram Zainuddin mengatakan, program wajib hafal juz 30 ini bukan sekadar tambahan, tetapi sudah menjadi bagian dari kurikulum penguatan karakter.
“Lulusan kami harus hafal juz 30,” ujar Zen, sapaan karibnya.
Meski sebagian murid masih dalam proses, pihak sekolah optimis semua bisa menyelesaikan hafalan sebelum kelulusan.
Pembinaan intensif terus dilakukan agar target program hafalan juz 30 di SDN 47 Mataram tercapai.
Sebagai qori, Zen punya strategi khusus membimbing hafalan anak didiknya. Dengan metode yang tepat, hafalan Alquran tidak hanya memperkuat akhlak, tetapi juga membuka peluang murid untuk melanjutkan ke pondok pesantren atau madrasah favorit.
“Dengan hafalan juz 30, anak-anak bisa lebih diprioritaskan saat mendaftar ke sekolah lanjutan,” kata Zen.
Selain hafalan Alquran, sekolah ini juga menekankan penguatan karakter. Setiap pagi murid disambut guru dengan salam, senyum, dan sapa.
Sebelum pembelajaran dimulai, ada kegiatan literasi membaca dan numerasi. Ditambah program eco literasi setiap Sabtu serta kegiatan gotong royong.
Evaluasi program dilakukan tiap semester, termasuk program wajib hafal juz 30 yang harus tuntas sebelum murid dinyatakan lulus.
Menariknya, SDN 47 Mataram juga memberi ruang pembinaan karakter bagi murid non-muslim dengan program sesuai keyakinan masing-masing.
Dengan pendekatan itu kata Zen, SDN 47 Mataram tidak hanya mencetak murid cerdas secara akademik, tetapi juga membekali mereka dengan akhlak dan karakter yang kuat.
Program hafalan juz 30 kini menjadi kebanggaan sekolah sekaligus bekal penting bagi masa depan anak. (*)
Editor : Jelo Sangaji