Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemilu Orsima MAN Lombok Barat, Siswa Belajar Demokrasi Lewat Pesta Miniatur

Ali Rojai • Sabtu, 27 September 2025 | 20:02 WIB
Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi menggunakan hak suaranya pada Pemilu Orsima 2025-2026 yang digelar di halaman madrasah, Sabtu (27/9). Pemilu Orsima MAN Lombok Barat 2025 siswa belajar .
Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi menggunakan hak suaranya pada Pemilu Orsima 2025-2026 yang digelar di halaman madrasah, Sabtu (27/9). Pemilu Orsima MAN Lombok Barat 2025 siswa belajar .

LombokPost- Ratusan siswa MAN Lombok Barat antusias mengikuti Pemilu Orsima 2025-2026 yang digelar di halaman madrasah, Sabtu (27/9).

Kegiatan ini menjadi pesta demokrasi siswa yang menghadirkan suasana layaknya pemilu nasional, lengkap dengan bilik dan kotak suara.

Tiga pasangan calon ketua dan wakil ketua Orsima MAN Lombok Barat maju dalam kontestasi tahun ini.

Mereka adalah Zalia Cahya Ramdini-Mia Kau Mia Mahayuni (Ramai), Hamdan Sakirin-Ummul Hafizah (Saum), serta Handika Pratama-Widia Septiani (Hatam).

Masing-masing pasangan membawa visi dan gagasan berbeda untuk memajukan organisasi siswa.

Sebelum pencoblosan, seluruh calon melalui tahapan lengkap mulai dari penjaringan, pengambilan nomor urut, hingga kampanye dialogis.

Ketua Komisi Pemilihan Orsima (KPO) 2025, Muhamad Ziadul Fadli, menyebut seluruh proses berjalan lancar berkat dukungan madrasah dan kerja sama tim panitia.

“Mulai dari penyusunan rundown, peminjaman bilik ke KPU, hingga pencoblosan, semua berjalan tertib. Ini jadi pengalaman demokrasi nyata bagi siswa MAN Lombok Barat,” ujar Ziadul.

Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi yang membuka pencoblosan menegaskan, pemilu Orsima adalah miniatur demokrasi yang penting bagi siswa.

“Bukan sekadar memilih pengurus, tapi juga mendidik kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Siapapun yang terpilih harus amanah,” tegas Azis.

Jumlah pemilih tercatat 721 siswa, terdiri dari kelas X (290 siswa), kelas XI (230 siswa), dan kelas XII (203 siswa).

Proses pencoblosan dilakukan bergiliran, diawali oleh kepala madrasah, guru, hingga seluruh siswa.

Antusiasme siswa terlihat nyata.

“Saya senang bisa nyoblos, rasanya seperti ikut pemilu orang dewasa. Jadi tahu suara kami penting,” kata Yepi Yudia Oktapiani, siswi kelas XI.

Sementara itu, para calon ketua Orsima MAN Lombok Barat menyampaikan pesan serupa. Zalia menekankan kontribusi terbaik bagi madrasah, Hamdan menekankan amanah, dan Handika menegaskan pentingnya sportivitas.

Usai pencoblosan, panitia langsung menghitung suara secara terbuka dengan disaksikan guru, siswa, dan saksi calon.

Hasil resmi diumumkan setelah penghitungan selesai. Pelantikan pengurus Orsima terpilih dijadwalkan awal Oktober.

Dengan adanya Pemilu Orsima MAN Lombok Barat 2025, siswa tidak hanya belajar memilih pemimpin, tapi juga menghayati nilai kejujuran, kebersamaan, sportivitas, dan tanggung jawab.

Ajang ini menjadi bukti madrasah bisa menjadi laboratorium demokrasi sehat bagi generasi muda.(*)

Editor : Kimda Farida
#paslon #bilik suara #Madrasah #Pesta Miniatur #pesta demokrasi #KPU #MAN Lombok Barat #demokrasi #Pemilu Orsima MAN Lombok Barat