LombokPost- SMPN 17 Mataram (Spentubels) kembali dipercaya sebagai lokasi strategis untuk belajar pada kegiatan pelatihan Integratif-Transformatif Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) NTB.
Sebanyak tujuh BCKS jenjang SMP dari Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan berbagai daerah di Pulau Sumbawa menjalani program shadowing intensif di SMPN 17 Mataram.
Kegiatan magang BCKS ini berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 27 September 2025. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu dan praktik terbaik manajemen sekolah yang sukses diterapkan di SMPN 17 Mataram.
Kepala SMPN 17 Mataram Hartati Panca Mardikawati menyambut baik kepercayaan yang diberikan.
Ia menegaskan, sekolahnya siap berbagi pengalaman dan sistem tata kelola sekolah yang telah terbukti efektif.
Selama magang, para calon kepala sekolah mendalami berbagai aspek krusial. Diantaranya, kepribadian dan enterpreneur , pengelolaan sekolah mulai dari perencanaan program hingga evaluasi kinerja.
Pengelolaan keuangan, menekankan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dan pengelolaan dana BOS. Sarana dan prasarana, optimalisasi serta pemeliharaan fasilitas sekolah untuk menunjang pembelajaran. Kurikulum, implementasi kurikulum terkini, inovasi pembelajaran, serta strategi peningkatan mutu akademik.
“Selain itu, peserta magang calon kepala sekolah juga mengikuti diskusi mengenai kehumasan, budaya sekolah, hingga kepemimpinan pembelajaran,” ucap Hartati.
Di waktu yang sama, Spentubels menerima kunjungan delapan orang Pustakawan dari beberapa SMP dan SMK NTB pada program pelatihan pustakawan yang diadakan oleh BGTK NTB.
Mereka belajar bersama tentang tata Kelola perpustakaan sekolah dengan basis digitalisasi administrasi.
Hartati berharap, bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari magang calon kepala sekolah dan pustakawan di SMPN 17 Mataram ini menjadi modal penting bagi ketujuh BCKS saat nantinya memimpin sekolah di daerah masing-masing. Sehingga bisameningkatkan mutu pendidikan.
Editor : Siti Aeny Maryam