LombokPost- Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hikam NW Kuripan Utara menerapkan program Insap (Inap Santri Penghafal Alquran) sebagai salah satu unggulan madrasah.
Program ini digelar rutin setiap dua bulan sekali dan diikuti murid kelas tinggi.
Kepala MI Al-Hikam NW Kuripan Utara Akramul Wathan mengatakan, pada akhir Oktober mendatang program Insap akan diikuti murid kelas III, IV, dan V. Kegiatan biasanya dilaksanakan setiap akhir pekan.
“Murid yang ikut program Insap kita cek barang bawaannya, tidak boleh bawa barang berharga,” jelas Akramul.
Dalam program Insap ini lanjut dia, murid dikelompokkan sesuai hafalan Alqurannya. Ada yang sudah hafal satu juz, dua juz, hingga tiga juz. Bahkan ada murid kelas V yang hafalannya masih sedikit.
“Semua tetap dibimbing sesuai kemampuan,” kata Akramul.
Rangkaian kegiatan Insap cukup padat. Dimulai dengan salat Ashar berjamaah, kemudian tahsin, murajaah, dan menambah hafalan hingga menjelang Magrib. Usai salat Magrib, kegiatan dilanjutkan dengan mengaji dan menghafal hadis, lalu salat Isya dan makan bersama.
Setelah makan malam, murid kembali membaca Alquran hingga pukul 22.00 Wita, lalu tidur dan bangun dini hari untuk salat tahajud dan mengaji.
“Program Insap ini membuat murid benar-benar merasakan suasana pondok pesantren,” tegas Akramul.
Dengan adanya program Insap ia berharap murid semakin semangat menghafal Al-Quran sekaligus terbiasa dengan pembiasaan ala pondok pesantren. (*)
Editor : Kimda Farida