Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 12 Mataram Gelar Workshop Review dan Revisi Kurikulum, Guru Didorong Adaptif dan Manfaatkan AI

Ali Rojai • Minggu, 5 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Para guru SMPN 12 Mataram saat mengikuti workshop review dan revisi kurikulum sekolah serta penyusunan administrasi pembelajaran di aula sekolah setempat, Sabtu lalu (4/10). Guru didorong adaptif.
Para guru SMPN 12 Mataram saat mengikuti workshop review dan revisi kurikulum sekolah serta penyusunan administrasi pembelajaran di aula sekolah setempat, Sabtu lalu (4/10). Guru didorong adaptif.

LombokPost - Upaya memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka terus dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram. Salah satunya melalui Workshop Review dan Revisi Kurikulum Sekolah serta Penyusunan Administrasi Pembelajaran yang digelar di SMPN 12 Mataram, Sabtu lalu (4/10).

Workshop ini dibuka langsung oleh Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf dan diikuti puluhan guru SMPN 12 Mataram.

Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan kompetensi guru dalam merevisi kurikulum sekolah agar sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks lokal.

“Workshop ini bukan sekadar formalitas, tapi kebutuhan mendesak di tengah perubahan pendidikan, terutama dalam menerapkan Kurikulum Merdeka,” tegas Yusuf saat membuka kegiatan.

Hadir pula Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kota Mataram Syarafudin serta sejumlah pengawas pendidikan yang memberikan materi tentang penyusunan perangkat ajar yang efektif dan fleksibel.

Yusuf menekankan, guru harus proaktif dalam melakukan review Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP).

“KOSP harus dinamis dan mampu menjawab tantangan zaman. Lulusan kita bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga berkarakter dan berprofil Pelajar Pancasila,” ujarnya.

Selain revisi kurikulum, fokus utama workshop adalah penyusunan administrasi pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Modul Ajar yang efisien serta berdampak nyata di kelas.

Administrasi diharapkan tidak memberatkan secara birokrasi, melainkan menjadi panduan praktis yang mempermudah guru dalam merancang pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

Menurut Yusuf, revisi kurikulum dan penyusunan perangkat ajar akan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMPN 12 Mataram.

“Kurikulum itu harus berguna bagi anak didik kita, dengan capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang jelas,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala SMPN 12 Mataram Abdul Kadir menambahkan, kegiatan yang berlangsung dua hari ini menjadi ruang bagi guru untuk mengembangkan kemampuan dan mengikuti perkembangan teknologi.

“Guru harus bisa memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami ingin setelah workshop ini, guru lebih adaptif dan inovatif dalam mengajar,” tutur Kadir.

Ia berharap workshop ini dapat menjadikan SMPN 12 Mataram sebagai sekolah unggul dalam penerapan Kurikulum Merdeka, sekaligus menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan berorientasi pada siswa.(*)

Editor : Prihadi Zoldic
#Guru #workshop #Disdik Kota Mataram #perangkat ajar #Kurikulum Merdeka #review #SMPN 12 Mataram #rpp #revisi kurikulum