LombokPost- Sebanyak 29 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Mataram akan direhabilitasi tahun ini.
Saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram tengah fokus menyelesaikan gambar rencana (desain) sebagai tahap awal pelaksanaan proyek tersebut.
Staf Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Disdik Kota Mataram Yusferdian menjelaskan, pendanaan proyek rehabilitasi tidak hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, tetapi juga dari dana pokok pikiran (pokir) anggota dewan.
“Bantuan untuk revitalisasi sekolah ini tidak hanya bersumber dari APBD murni, namun juga dari dana pokir dewan,” ujar Yusferdian, Kamis (16/10).
Menurutnya, sejumlah sekolah yang pernah terdampak banjir masuk dalam daftar penerima program rehabilitasi. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan dan memperbaiki sarana pendidikan yang rusak akibat bencana.
Beberapa sekolah yang akan direhabilitasi di antaranya SMPN 22 Mataram, SMPN 20 Mataram, SDN 26 Cakranegara, SDN 46 Cakranegara, dan SMPN 16 Mataram, serta puluhan sekolah lainnya di berbagai wilayah.
“Kami memastikan sekolah-sekolah yang terdampak banjir mendapat prioritas agar proses belajar mengajar bisa kembali maksimal,” tambah Yusferdian.
Setelah tahap perencanaan selesai, Disdik akan segera beralih ke tahap persiapan dan pelaksanaan fisik rehabilitasi SD dan SMP di Kota Mataram.
“Pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung Desember, sehingga tahun depan sudah bisa digunakan dengan lebih nyaman,” tandas Yusferdian.
Ia berharap, dengan adanya program rehabilitasi sekolah ini, kualitas sarana dan prasarana pendidikan di tingkat SD dan SMP semakin meningkat, terutama di sekolah-sekolah yang sempat terdampak banjir.
Editor : Siti Aeny Maryam