LombokPost- Kongres Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Indonesia ke-7 resmi ditutup di Hotel Lombok Raya, Sabtu (18/10).
Penutupan kongres yang berlangsung selama tiga hari di Mataram ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) dalam sistem pendidikan nasional.
Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Kepala Subdirektorat Peningkatan Kapasitas, Pelindungan, dan Pengendalian Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Yaya Sutarya, serta ratusan TAS dari seluruh provinsi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Lalu Hadrian Irfani menegaskan, Tenaga Administrasi Sekolah memiliki peran vital dalam memastikan proses pembelajaran di sekolah berjalan lancar. “TAS sangat penting agar pembelajaran di sekolah berjalan dengan baik, manajemen sekolah juga ada di TAS,” ujar Hadrian di hadapan ratusan peserta Kongres ATAS ke-7.
Selain menyoroti peran strategis TAS, Hadrian juga mendukung rencana revisi Undang-Undang Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional agar memberikan ruang lebih luas bagi penguatan tenaga kependidikan non-guru.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Peningkatan Kapasitas, Pelindungan, dan Pengendalian Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Yaya Sutarya mengatakan, pemerintah berkomitmen tidak hanya berpihak pada guru, tetapi juga kepada Tenaga Administrasi Sekolah.
“Pemerintah tidak hanya berpihak kepada guru, tapi juga kepada tenaga administrasi sekolah,” tegas Yaya.
Ia menambahkan, berbagai program peningkatan kompetensi kini diperluas, tidak hanya menyasar guru, tetapi juga Tenaga Administrasi Sekolah. Hal ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi besar TAS dalam mendukung sistem pendidikan nasional.
Dengan pelatihan dan peningkatan kapasitas yang lebih merata, pemerintah berharap kualitas pelayanan administrasi sekolah semakin profesional.
Penutupan Kongres ATAS ke-7 di Mataram ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan peran dan peningkatan kesejahteraan TAS di seluruh Indonesia.
”ATAS diakui sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan nasional,” pungkas Yaya.
Editor : Siti Aeny Maryam