LombokPost- Siswa jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMKPPN Mataram menunjukkan kreativitas dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dalam praktik yang digelar di sekolah, mereka memproduksi dan memasarkan kue sus hasil olahan sendiri.
Kegiatan PKL ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
Dengan bahan sederhana seperti tepung terigu, telur, gula, dan susu, siswa secara berkelompok memproduksi kue sus, kemudian menjualnya langsung kepada guru dan staf sekolah.
Salah satu siswa kelas XII, Hadiatul Anwar, mengaku antusias mengikuti praktik tersebut.
“Kegiatan PKL ini sangat bermanfaat karena kami tidak hanya belajar membuat kue sus, tapi juga belajar menjual dan berinteraksi langsung dengan konsumen. Kami jadi tahu bagaimana menilai kualitas produk kami sendiri,” ujar Hadiatul.
Melalui PKL, siswa tidak hanya berlatih di dapur, tetapi juga mempraktikkan konsep dasar agribisnis, mulai dari produksi hingga pemasaran.
Proses ini melatih mereka memahami penetapan harga, manajemen bahan baku, serta strategi promosi agar produk dapat diterima pasar.
Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta menjelaskan, kegiatan produksi kue sus ini merupakan bagian dari pembelajaran aplikatif untuk mempersiapkan lulusan yang siap kerja dan mampu berwirausaha di bidang agribisnis pengolahan hasil pangan.
“Kami berkomitmen menciptakan lulusan yang tidak hanya bisa membuat produk, tetapi juga mampu mengelola bisnisnya. Siswa APHP SMKPPN Mataram harus memiliki kemampuan teknis dan mental wirausaha yang kuat,” tegas Sugiarta.
Ia berharap praktik seperti ini menjadi budaya belajar berkelanjutan di SMKPPN Mataram agar siswa semakin siap menghadapi tantangan dunia industri dan usaha mandiri di masa depan.
“Kami ingin membuktikan sebagai sekolah vokasi yang mencetak generasi muda produktif dan berdaya saing di sektor agribisnis pangan,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam