Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Proyek Pendidikan Kota Mataram Dikebut, Pemkot Minta Kontraktor Tuntaskan Deviasi

Ali Rojai • Rabu, 19 November 2025 | 21:08 WIB
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf saat meninjau proyek strategis bidang pendidikan di SMPN 10 Mataram, Rabu (19/11). Proyek pendidikan Kota Mataram dikebut, pemkot minta kontraktor tuntaskan deviasi.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf saat meninjau proyek strategis bidang pendidikan di SMPN 10 Mataram, Rabu (19/11). Proyek pendidikan Kota Mataram dikebut, pemkot minta kontraktor tuntaskan deviasi.

LombokPost- Pemkot Mataram menyoroti progres proyek pendidikan melalui inspeksi langsung ke dua sekolah, yakni SMPN 17 Mataram dan SMPN 10 Mataram.

Peninjauan proyek pendidikan ini dipimpin Asisten II Setda Kota Mataram H Miftahurrahman bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf.

Proyek pendidikan Kota Mataram itu menjadi fokus utama karena beberapa pekerjaan tercatat mengalami deviasi.

Dalam tinjauan lapangan tersebut, rombongan memastikan seluruh proyek pendidikan yang masuk kategori strategis dapat diselesaikan tepat waktu. Proyek pendidikan di SMPN 17 Mataram menjadi perhatian khusus karena deviasi pekerjaan yang dianggap cukup signifikan.

Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menjelaskan, deviasi pada proyek pendidikan SMPN 17 Mataram terjadi karena adanya kendala tenaga kerja. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada alasan untuk menunda penyelesaian proyek.

“Pekerjaan harus rampung pertengahan Desember. Para pekerja harus lembur,” tegas Yusuf.

Asisten II Setda Kota Mataram Miftahurrahman menambahkan, peninjauan proyek bukan sekadar pengecekan, tetapi tindak lanjut dari laporan progres yang tidak sesuai target. Ia menekankan, kontraktor pelaksana proyek pendidikan Kota Mataram wajib bertanggung jawab penuh.

 “Ini pekerjaan prioritas. Keterlambatan harus segera diatasi dengan langkah teknis yang cepat dan terukur,” ujar Miftahurrahman.

Menurutnya, kontraktor pemenang tender tidak boleh bekerja setengah hati. Seluruh deviasi di proyek pendidikan SMPN 17 Mataram harus dibahas dalam rapat teknis bersama tim monev dan konsultan pengawas.

“Kalau ada ketertinggalan, kontraktor wajib mengambil langkah maksimal untuk mengejar progres,” tegas Miftahurrahman.

Pemkot Mataram akan menjadwalkan rapat teknis lanjutan guna menilai komitmen kontraktor dalam menyelesaikan proyek pendidikan yang menjadi program prioritas daerah.

“Kita lihat seberapa kuat komitmen mereka. Pekerjaan harus tuntas sesuai kontrak,” pungkasnya. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Kota Mataram #deviasi #Tuntaskan #SMPN 17 Mataram #kontraktor #Proyek #Pemkot Mataram #SMPN 10 Mataram #bidang pendidikan #Pekerja #proyek strategis