LombokPost- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram mengimbau seluruh sekolah untuk tetap siaga banjir menyusul tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.
Imbauan siaga banjir ini ditujukan terutama untuk sekolah-sekolah yang berada di dekat parit dan saluran air.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menegaskan, pengawasan saluran air harus diperketat agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi memicu banjir di lingkungan sekolah.
“Kami mengimbau sekolah tetap siaga banjir dan memastikan saluran air tidak tersumbat, terutama sekolah yang berada di pinggiran parit,” ujar Yusuf.
Menurutnya, masalah penyumbatan saluran sering terjadi akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Yusuf meminta satuan pendidikan rutin membersihkan halaman, selokan, serta area sekitar gedung belajar agar tumpukan sampah tidak menghambat aliran air.
“Kebersihan ini penting. Penumpukan sampah harus dihindari supaya selokan tidak tersumbat,” tegasnya.
Untuk memastikan kondisi sekolah tetap aman, Yusuf terus mendorong komunikasi aktif terkait potensi banjir. Ia menyebutkan, beberapa sekolah sudah melaporkan situasi terkini, termasuk SDN 15 Mataram yang mengalami penyumbatan saluran karena proyek pembangunan.
“Sekolah sudah lapor karena tersumbat gara-gara bongkaran,” kata Yusuf.
Selain imbauan siaga banjir, Yusuf juga menjalin koordinasi dengan BPBD untuk memastikan penanganan cepat jika banjir terjadi di sekolah-sekolah.
“Kami tetap koordinasi dengan BPBD untuk antisipasi,” tandasnya.(*)
Editor : Pujo Nugroho