LombokPost- Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah (MA) Nurul Jannah NWDI Ampenan setelah berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 pada lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diadakan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) 2025.
Ajang bergengsi yang digelar UMMAT dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan reputasi MA Nurul Jannah Ampenan sebagai madrasah yang konsisten membina tradisi riset dan literasi ilmiah.
Dengan mengangkat tema “Guru Hebat, Pendidikan Bermartabat”, lomba KTI UMMAT 2025 diikuti puluhan pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di NTB. Persaingan berlangsung ketat, namun karya siswa MA Nurul Jannah Ampenan mampu menonjol berkat kedalaman analisis dan kemampuan mengolah gagasan secara sistematis.
Program ini juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengangkat isu pendidikan, teknologi, sosial, hingga lingkungan sesuai tema kompetisi.
Rangkaian lomba dimulai dari pendaftaran dan pengumpulan naskah pada 1–14 November 2025. Proses penilaian berlangsung 15–20 November, dan pengumuman pemenang dilakukan pada 25 November 2025 di kampus UMMAT.
Wakil Dekan II Fakultas Keguruan UMMAT Ahmad Afandi memberikan apresiasi kepada para pemenang dan menegaskan bahwa para juri dalam lomba tersebut merupakan akademisi berpengalaman dalam penulisan jurnal nasional.
Kepala MA Nurul Jannah NWDI Ampenan Muh Junaidi menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Ia menegaskan, kemenangan ini merupakan buah konsistensi madrasah dalam membangun budaya literasi ilmiah.
“Tema Guru Hebat, Pendidikan Bermartabat sangat menginspirasi siswa kami. Mereka benar-benar meneliti, mengobservasi, dan menulis berdasarkan data lapangan,” ujar Junaidi.
Aulia Asyifa Qirani, siswa MA Nurul Jannah NWDI Ampenan juara KTI UMMAT 2025 mengaku, bangga dapat menyumbangkan prestasi untuk madrasah.
Ia menyebut proses yang panjang dan melelahkan justru menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasannya tentang dunia penelitian. Dukungan pembina dan teman-teman menjadi motivasi besar dalam menyelesaikan karya ilmiahnya.
Dengan dua kemenangan sekaligus, MA Nurul Jannah Ampenan mempertegas posisinya sebagai madrasah yang aktif mengembangkan minat riset dan karya tulis ilmiah. Ke depan, madrasah berkomitmen memperluas pembinaan KIR dan mendorong lebih banyak siswa mengikuti kompetisi ilmiah di tingkat yang lebih tinggii.
“Lomba ini mendorong kami semakin menghargai peran guru sebagai pilar pendidikan,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam