LombokPost - Tempat Uji Kompetensi (TUK) TOEIC (Test of English for International Communication) di SMKPPN Mataram siap digunakan.
Persiapan TUK yang dilakukan sekolah ini menjadi sorotan karena fasilitasnya lengkap dan seluruh standar internasional telah terpenuhi.
Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dua ruangan TUK TOEIC yang sudah diverifikasi oleh Dikbud NTB dan penyelenggara. Semua perangkat teknis mulai dari laptop, headset, jaringan internet, hingga perbaikan tegangan listrik sudah dipastikan aman.
“Kami sudah mengantisipasi pemadaman listrik dengan memisahkan panel daya khusus agar proses TUK TOEIC tidak terdampak,” ujar Sugiarta.
Selain ruang ujian, SMKPPN Mataram menyiapkan tiga proktor dan petugas tambahan guna memastikan TUK TOEIC berjalan lancar. Meski sekolah hanya memiliki delapan peserta internal, total 25 peserta dari empat sekolah akan mengikuti sertifikasi ini. Peserta berasal dari SMKN 7 Mataram, SMKN 1 Labuapi, dan SMKN 1 Kediri.
Untuk kenyamanan peserta, pelaksanaan TUK TOEIC SMKPPN Mataram dibagi menjadi dua sesi sehingga penggunaan ruangan dapat optimal tanpa mengurangi standar pelaksanaan.
Penelaah Teknis Kebijakan Bidang PSMK Dikbud NTB Syamsul Aematis Zarnuji menegaskan, SMKPPN Mataram sudah sangat siap sebagai TUK TOEIC berskala nasional.
“Kelengkapan fasilitasnya memadai, termasuk instalasi listrik khusus untuk menghindari risiko blackout,” kata Zarnuji.
Ia menjelaskan, panel listrik dibagi dua, lantai bawah dan lantai atas, masing-masing diperkuat jalur khusus untuk memperkecil risiko gangguan. Langkah ini dinilai krusial mengingat TUK TOEIC membutuhkan jaringan dan daya listrik stabil.
Dengan persiapan matang dan fasilitas yang memadai, SMKPPN Mataram memastikan pelaksanaan TUK TOEIC berlangsung lancar, aman, dan memenuhi standar internasional. Kehadiran TUK diharapkan memperkuat kompetensi bahasa Inggris siswa SMK di NTB.(*)
Editor : Prihadi Zoldic