LombokPost- Program bantuan smartboard untuk Sekolah Dasar (SD) di Kota Mataram terus menunjukkan perkembangan positif.
Program ini tidak hanya mempercepat digitalisasi sekolah, tetapi juga menghasilkan capaian yang melampaui target awal.
Dari total 180 SD penerima, tercatat 23 SD mendapatkan dua unit smartboard, bukan hanya satu. Dengan jumlah unit smartboard yang diterima, membuat sekolah semakin progresif menerapkan modernisasi pembelajaran.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Syarafudin membenarkan adanya sekolah yang menerima lebih dari satu unit smartboard. Ia menegaskan, bantuan smartboard merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
“Semua sekolah, baik itu SD maupun SMP sudah menerima smartboard. Fasilitas ini penting untuk mendukung metode pengajaran interaktif dan modern,” ujar Syarafudin.
Menurutnya, bantuan smartboard tidak hanya menjadi sarana pembelajaran digital, tetapi juga mendorong guru lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan materi. Dengan teknologi papan pintar tersebut, proses belajar diharapkan semakin menarik dan sesuai kebutuhan generasi digital saat ini.
“Sekolah penerima memiliki infrastruktur pendukung seperti internet stabil dan listrik memadai,” jelas Syarafudin.
Meski beberapa sekolah telah menerima dua unit, Syarafudin menegaskan penyaluran bantuan smartboard masih terus berjalan.
Disdik Kota Mataram berkomitmen memastikan seluruh SD memperoleh manfaat digitalisasi sekolah, sehingga kualitas pembelajaran di tingkat dasar semakin merata dan berkelanjutan.
Dengan meluasnya distribusi bantuan smartboard, Kota Mataram memperkuat langkah menuju ekosistem pendidikan modern berbasis teknologi.
“Program ini diharapkan mempercepat peningkatan kompetensi guru sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi siswa,” harapnya.(*)
Editor : Prihadi Zoldic