LombokPost- Lalu Harun Abdurrahman, siswa SMPN 8 Mataram, meraih juara Coding Nasional. Prestasi tersebut diraihnya setelah lolos tahap 2 program pembelajaran intensif Coding STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) dan mengikuti boot camp nasional di Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung.
Harun mengatakan, program Coding STEM yang diikutinya diawali dengan seleksi ketat secara daring melalui zoom. Peserta wajib mengikuti 24 kali pertemuan dengan sistem evaluasi berbasis Learning Management System (LMS). Seluruh tugas, latihan, dan proyek coding harus diunggah dan dinilai secara berkala.
Tahap pertama ditutup dengan post test Coding dan STEM yang menguji kemampuan sains, matematika, serta logika pemrograman.
“Dari hasil penilaian nasional oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), saya dinyatakan lolos dan berhak melaju ke tahap 2 tingkat nasional,” ucap Harun.
Ia menceritakan, perjalanannya ke Bandung dimulai pada 7 Desember. Di Polman Bandung, salah satu kampus manufaktur terkemuka di Indonesia, para peserta menjalani pembelajaran tingkat lanjut. Materi meliputi coding lanjutan, penguatan STEM, hingga pengenalan fisika terapan terkait perangkat elektronik kampus.
Selama lima hari, 7–13 Desember, peserta mengikuti boot camp Coding STEM dengan fokus utama pada proyek kelompok lintas provinsi. Model ini dirancang untuk melatih komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Penilaian dilakukan melalui pre test dan post test, serta presentasi proyek.
Dalam ajang nasional tersebut, tersedia penghargaan juara proyek kelompok dan kategori individu seperti siswa teraktif dan terbaik. Meski tidak meraih kategori individu, Harun tampil konsisten hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara Coding Nasional.
Pembina Matematika SMPN 8 Mataram Baiq Lita Juwita Sari menjelaskan, perjalanan Harun berawal dari seleksi internal sekolah. Dari sekitar 35 siswa yang didaftarkan ke program Bakat Talenta Indonesia (BTI), hanya empat siswa yang lolos Tahap 1. Mereka terbagi dalam bidang STEM serta Coding dan Kecerdasan Artifisial (KKI).
“Setelah 24 pertemuan dan dua jenis post test, hasil penilaian Puspresnas menempatkan Lalu Harun Abdurrahman sebagai yang terbaik di bidang coding,” ujar Lita.
Keberhasilan Juara Coding Nasional ini menjadi bukti bahwa SMPN 8 Mataram mampu mencetak generasi unggul di bidang teknologi, coding, dan kecerdasan artifisial.
Pengalaman boot camp Polman Bandung diharapkan menjadi bekal penting bagi Harun untuk menekuni dunia sains dan teknologi di masa depan.
Editor : Rury Anjas Andita